Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Raih Sertifikasi Ekologi Global, Ikan Kaleng Indonesia Tembus 86 Negara

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 22 Mei 2018
Raih Sertifikasi Ekologi Global, Ikan Kaleng Indonesia Tembus 86 Negara

Produk ikan kaleng. Foto:KKP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Produk perikanan Indonesia telah mampu menembus dan bersaing dengan industri budi daya yang intensif dalam memenuhi standar produk yang ramah lingkungan yang diakui pasar global.

"Ikan kaleng produksi Indonesia memakai teknologi sterilisasi sampai bakteri saja mati. Makan ikan kaleng aman, sehat, dan bergizi, komplet," kata Ketua Asosiasi Pengalengan Ikan Indonesia Ady Surya, Selasa (22/5).

Menurut Ady Surya, produk ikan kaleng Indonesia telah melalui proses sterilisasi dengan teknologi tinggi untuk menghilangkan segala bakteri.

Dengan demikian, meski tidak menggunakan pengawet dan pewarna, produk ikan kaleng Indonesia kaya gizi dan aman dikonsumsi dengan masa kadaluarsa hingga tiga tahun.

Kerja Sama WWF

panen udang
Hasil panen tambak udang. Foto:Antara

Capaian ini tidak lepas dari peran WWF-Indonesia lewat program Seafood Savers, landasan antarbisnis untuk mengimplementasi upaya perbaikan perikanan di Indonesia.

Program ini salah satunya dengan berhasil mendorong perbaikan kualitas perikanan petambak udang Indonesia menembus pangsa pasar global setelah mendapatkan sertifikasi ekolabel perikanan berkelanjutan Aquaculture Stewardship Council.

Capaian ini dinilai membuktikan bahwa praktik budi daya Indonesia mampu menembus dan bersaing dengan industri budi daya yang intensif dalam memenuhi standar sertifikasi berkelanjutan yang diakui pasar global.

"Kami akan memastikan agar semua anggota Seafood Savers melakukan perbaikan yang diakui dan terdokumentasikan dalam fisheryprogress.org," kata Manager of Aquaculture and Fisheries Improvement Program WWF-Indonesia Abdullah Habibi.

Ekspor Tembus 86 Negara

pabrik ikan kaleng
Pabrik pengolahan ikan kaleng. Foto: KKP

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rina mengatakan, sosialisasi dan komunikasi untuk memberikan informasi kandungan ikan terus dilakukan.

KKP, menurut Rina, melalui UPT di berbagai daerah terus mendorong konsumsi ikan di masyarakat dengan melakukan pembagian ikan sehat dan bermutu kepada masyarakat.

Rina mengingatkan hingga saat ini ikan kaleng produksi perusahaan Indonesia telah diekspor ke 86 negara di berbagai belahan dunia. Keadaan ini memberikan harapan produk ikan kaleng perusahaan dalam negeri tak hanya dapat merajai pasar di dalam negeri, tetapi juga pasar internasional. (*)

#Ekspor Ikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan