Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rafael Nadal Dapat Penghormatan di Prancis Terbuka, Terharu Didampingi Rivalnya di Lapangan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 28 Mei 2025
Rafael Nadal Dapat Penghormatan di Prancis Terbuka, Terharu Didampingi Rivalnya di Lapangan

Rafael Nadal kembali ke Roland-Garros untuk penghormatan, ditemani rivalnya selama di lapangan.(foto: Instagram @rafaelnadal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — RIBUAN penggemar, banyak di antaranya mengenakan kaus merah khusus bertuliskan ‘Merci Rafa’, menyambut Nadal dengan tepuk tangan meriah saat ia berjalan ke Lapangan Philippe-Chatrier di ajang Prancis Terbuka, Minggu (25/5). Sebuah montase momen-momen terbaik Nadal di turnamen ini ditampilkan di layar besar, membuat sang juara 22 kali grand slam meneteskan air mata.

“Ini sangat sulit,” ujar Nadal dalam bahasa Prancis, saat memulai pidato emosionalnya, dikutip CNN.

Hanya sedikit atlet yang menjadi ikon suatu turnamen. Salah satu yang bisa ialah Rafael Nadal yang menjadi identik dengan Prancis Terbuka. Petenis asal Spanyol itu meraih rekor 14 gelar di turnamen grand slam lapangan tanah liat selama kariernya yang gemilang. Atas pencapaian luar biasa itu, Roland Garros memberikan salam perpisahan spesial terakhir bagi sang juara legendaris pada Minggu (25/5).

Petenis berusia 38 tahun itu, yang pensiun dari tenis tahun lalu, diberi penghormatan dalam sebuah upacara emosional di awal turnamen tahun ini. Nadal tak bisa menyembunyikan emosinya, menangis terharu didampingi para rivalnya di lapangan.

“Saya tidak tahu harus mulai dari mana setelah bermain di lapangan ini selama 20 tahun terakhir. Menang, kalah, tapi yang paling penting, selalu merasa tersentuh setiap kali mendapat kesempatan berada di sini,” katanya.

Baca juga:

Rafael Nadal Makin Emosional, Siap Mengakhiri Karier di Piala Davis.



Nadal kemudian berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol sambil mengenang pengalamannya bermain di turnamen ini selama dua dekade, sejak debut saat berusia 18 tahun. Ia menutup kariernya dengan rekor luar biasa 112 menang dan hanya 4 kalah di Prancis Terbuka. Ia juga memenangi seluruh 14 final yang ia mainkan di Lapangan Philippe-Chatrier. Nadal menyebut lapangan itu sebagai tempat ‘yang tanpa ragu, lapangan tenis terpenting dalam kariernya’.

Suara Nadal mulai bergetar saat ia mengucapkan terima kasih kepada timnya yang telah mendukung selama bertahun-tahun, terutama pamannya, Toni Nadal, yang selama ini menjadi pelatih utamanya.

Dengan suasana yang penuh haru, Nadal kemudian ditemani tiga rival terbesarnya selama bermain di lapangan: Roger Federer, Novak Djokovic, dan Andy Murray.



Keempatnya berpelukan di tengah lapangan sebelum Nadal mengucapkan terima kasih kepada ketiga temannya itu atas dukungan mereka. “Kita telah menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa bertarung sekuat tenaga, tapi tetap menjadi rekan yang baik dan saling menghormati. Bagi saya, itu sangat berarti kalian semua ada di sini,” ujar Nadal.

“Kalian membuat saya kesulitan di lapangan, jujur saja, tapi saya sangat menikmatinya. Itu mendorong diri hingga batas maksimal setiap hari demi bersaing dengan kalian semua,” kenangnya.

Upacara berdurasi hampir 50 menit itu ditutup dengan pemberian plakat jejak kaki Nadal, yang kini akan menjadi bagian permanen dari lapangan tersebut. Ia kemudian bergabung dengan putranya yang berusia dua tahun sambil melambaikan tangan untuk terakhir kalinya kepada para penggemar yang memujanya.

“Saya mungkin tak bisa lagi bermain di depan kalian, tapi hati dan kenangan saya akan selalu terikat dengan tempat magis ini,” kata Nadal.

Prancis Terbuka tahun ini resmi dimulai pada Minggu dengan babak pertama, tanpa kejutan besar sejauh ini.

Bintang muda Spanyol Carlos Alcaraz, yang oleh banyak pihak disebut sebagai penerus takhta Nadal, bertanding pada Senin melawan petenis Italia Giulio Zeppieri. Alcaraz, 22, turut hadir di tribun pada Minggu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada idolanya.(dwi)

Baca juga:

Nadal Pensiun, Novak Djokovic Berikan Penghormatan

#Rafael Nadal #Prancis Terbuka #Tenis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Menang Tie Break, Aldila Sutjiadi Bawa Ganda Campuran Indonesia-Argentina ke 8 Besar Wimbledon
Pasangan Indonesia-Argentina itu menyingkirkan unggulan kedelapan Jackson Tracy (Amerika Serikat)/Anna Danilina (Kazakhstan) dengan skor ketat 7-6(6), 5-7, 6-3
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Menang Tie Break, Aldila Sutjiadi Bawa Ganda Campuran Indonesia-Argentina ke 8 Besar Wimbledon
Olahraga
Sukses Pecahkan Rekor Indonesia 2 Dekade, Debut Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Wimbledon
Debut gemilang Janice Tjen di Wimbledon 2026 harus terhenti di babak kedua
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Sukses Pecahkan Rekor Indonesia 2 Dekade, Debut Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Wimbledon
Olahraga
Tembus Perempat Final WTA Tur, Insting Juara Serena Williams Belum Mati 4 Tahun Gantung Raket
Serena Williams kembali ke tenis profesional setelah empat tahun pensiun. Bersama Victoria Mboko, ia menyingkirkan unggulan ketiga di Queen’s Club dan melaju ke perempat final.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Tembus Perempat Final WTA Tur, Insting Juara Serena Williams Belum Mati 4 Tahun Gantung Raket
Olahraga
Kembali Setelah 4 Tahun Gantung Raket, Serena Williams Patahkan Rekor Martina Navratilova
Serena Williams kembali ke tur WTA setelah empat tahun pensiun. Juara Grand Slam 23 kali itu tampil di HSBC Championships Queen’s Club bersama Victoria Mboko.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Kembali Setelah 4 Tahun Gantung Raket, Serena Williams Patahkan Rekor Martina Navratilova
Olahraga
Janice Tjen Angkat Koper dari Maroko Terbuka 2026, Camila Osorio Rebut Tiket Perempat Final
Janice mengawali laga babak pertama dengan performa kurang meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Janice Tjen Angkat Koper dari Maroko Terbuka 2026, Camila Osorio Rebut Tiket Perempat Final
Olahraga
Indonesia Bangga. Dari Wild Card ke Peringkat 36 Dunia, Peringkat Janice Tjen Melejit!
Tampil sebagai wild card, Janice sukses menorehkan kemenangan keempat atas petenis Top 30 sepanjang kariernya
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Indonesia Bangga. Dari Wild Card ke Peringkat 36 Dunia, Peringkat Janice Tjen Melejit!
Lifestyle
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Tenis di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif, terlihat dari perkembangan komunitas tenis serta meningkatnya prestasi atlet tenis Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Olahraga
Melbourne Park Menjadi Saksi, Janice Tjen Sang Penerus Takhta Yayuk Basuki
Yayuk pernah mencapai puncak performa di peringkat 19 pada tahun 1997 silam
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Melbourne Park Menjadi Saksi, Janice Tjen Sang Penerus Takhta Yayuk Basuki
Olahraga
Tampil Dominan! Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Raih Emas Ganda Putri SEA Games Thailand 2025
Aldila Sutjiadi/Janice Tjen sukses meraih emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand usai mengalahkan pasangan tuan rumah dengan skor 6-2, 6-1.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
Tampil Dominan! Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Raih Emas Ganda Putri SEA Games Thailand 2025
Olahraga
Petenis Muda Indonesia Janice Tjen Tembus Peringkat 53 Dunia, Setahun Lalu Masih di Atas 500
Petenis muda Indonesia, Janice Tjen, resmi menembus peringkat ke-53 dunia setelah meraih gelar tunggal (Women's Tennis Association (WTA) di Chennai Open 2025
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
Petenis Muda Indonesia Janice Tjen Tembus Peringkat 53 Dunia, Setahun Lalu Masih di Atas 500
Bagikan