Racikan Baru Titi Radjo Padmaja dan Jevin Julian Hasilkan Remix 'Leave and Goodbye'
Titi Radjo Padmaja ajak Jevin Julian dalam remix terbaru. (Foto: Istimewa)
MUSISI Titi Radjo yang memantapkan nama belakangnya menjadi Padmaja, merayakan hal tersebut dengan lahirnya single perdana Leave and Goodbye di pertengahan Juli 2021.
Kini, pada materi teranyarnya ia menggaet musisi Jevin Julian, untuk memberi sentuhan warna baru bagi debut singlenya. Hadir dengan nuansa elektronik sebagai penawar yang manis berjudul Leave and Goobye.
Baca juga:
Kontemplasi Bersama Titi Radjo Padmaja di Single 'Leave and Goodbye'
Leave and Goobye merupakan buah dari hasil kontemplasi dirinya terhadap alam dan ruang sekita yang turut menghantarkannya ke proses kreatif. Karya personalnya yang dijadikan medium untuk bercerita melalui wadah yang dicintai, yakni musik.
“Dari berbagai lagu yang aku buat, aku memilih Leave and Goobye karena merasa lagu ini memiliki relevansi paling pas untukku saat ini,” ungkap Titi melalui keterangan resmi yang diterima Merah Putih.
Dalam proses penggarapannya, Titi merangkap dirinya sebagai produser dan composer secara bersamaan, serta berkolaborasi dengan Petra Sihombing dari segi penulisan lirik. Sementara pada perilisan kedua ini, Titi mempercayai Jevin Julian sebagai produser dalam pembuatan warna baru untuk singlenya tersebut.
Setelah berhasil mengajak para pendengar masuk ke dalam perenungannya pada versi perdana. Titi melahirkan versi remix-nya untuk mengantar pada pendengar masuk ke dalam ruang dan dimensi yang berbeda.
Baca juga:
View this post on Instagram
Leave and Goodbye versi remix terdengar begitu fresh dan menjadi pilihan tepat untuk didengarkan berbagai kalangan. Warna baru dari remix ini sudah bisa dinikmati secara resmi di pelbagai platform digital streaming sejak 1 Oktober 2021.
Lagu Leave and Goodbye sendiri mengisahkan tentang proses seseorang ketika meninggalkan sesuatu yang dicintai di tengah kehidupan yang dinamis. Melalui lagu ini, Titi seakan mengajak para pendengar untuk turut serta masuk ke dalam dunia perenungannya.
“Aku ingin menggambarkan bahwa lagu ini adalah proses kontemplasi yang sering dilalui sebelum seseorang mencapai tahap penerimaan akan dirinya sendiri dan kondisi yang dimilikinya,” jelas perempuan kelahiran 1983 tersebut.
Titi menambahkan, bahwa akan selalu ada hal indah lainnya yang kerap ditemukan sesaat setelah seseorang merelakan sesuatu dengan lapang dada. Seperti menunggu sesuatu yang manis setelah melalui proses pahit dari apa yang dialami. (far)
Baca juga:
Coldiac Ajak Pendengar Mensyukuri Hal-Hal Kecil Lewat ‘Beautiful Day’
Bagikan
Berita Terkait
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
Fresly Nikijuluw Rilis 'Manyasal Pakai Hati', Lagu tentang Penyesalan dalam Cinta