MerahPutih.com - Bek Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, menilai bahwa kemenangan atas Arema FC di semifinal Piala Presiden 2026 diperoleh dengan tidak mudah. Persebaya harus melakukan perjuangan berat untuk memastikan tempat di partai final.
Rian, panggilan Rachmat Irianto menjelaskan bahwa padatnya jadwal pertandingan membuat kondisi fisik pemain terkuras sehingga mereka harus mengandalkan mental, fokus, dan kerja sama hingga laga usai.
Pertandingan ini benar-benar tidak mudah. Kondisi fisik kami cukup terkuras sehingga ada beberapa kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Namun yang terpenting, seluruh pemain tetap mampu menjaga fokus, saling membantu, dan berjuang bersama hingga pertandingan berakhir,
ujar Rian di laman Persebaya.
Ia mengungkapkan waktu pemulihan yang singkat dan perjalanan antarkota menjadi tantangan besar bagi skuad Persebaya sepanjang turnamen.
Baca juga:
Persebaya Surabaya Bertarung Dengan Persib Bandung di Final Piala Presiden 2026
"Memang benar kami sangat kelelahan. Jadwal pertandingan yang padat, ditambah waktu pemulihan yang singkat dan perjalanan antarkota, membuat kondisi fisik pemain cukup terkuras. Setelah bermain malam, kami langsung menjalani recovery keesokan paginya sebelum kembali melakukan perjalanan. Situasi itu tentu tidak mudah bagi kami," katanya.
Rachmat Irianto Bangga
Rian pun memuji perjuangan seluruh pemain yang mampu mempertahankan semangat hingga memastikan tiket ke final.
Saya bangga dengan perjuangan semua pemain. Dalam situasi yang tidak mudah, kami tetap menunjukkan karakter, saling mendukung satu sama lain, dan mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang kami inginkan. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim,
tegasnya.
Persebaya hanya memiliki waktu sehari untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi Persib Bandung pada final Piala Presiden 2026, Kamis, 6 Agustus.