Puluhan Warga Sukoharjo Keracunan Usai Santap Makanan Pernikahan, 8 Dibawa ke Puskesmas
Bakteri yang terdapat pada makanan sebabkan keracunan. (Foto: Pixabay/derneuemann)
MerahPutih.com - Puluhan warga Dukuh Jonggolan, Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, mengalami keracunan usai menyantap hidangan dalam acara kenduri selapanan acara pernikahan, Senin (10/2).
Akibat kejadian tersebut delapan orang diantaranya dilarikan ke Puskesmas Tawangsari.
Kapolsek Tawangsari AKP Sugimin, mengatakan, berdasarkan data masuk ke polisi warga yang mengalami keracunan massal sebanyak 27 orang.
Dari jumlah tersebut, 8 orang diantaranya harus menjalani perawatan medis di Puskesmas Tawangsari.
"Kami mendapati laporan warga keracunan massal usai menyantap hidangan dalam acara kenduri selapanan acara pernikahan,” ujar Sugimin, Selasa (11/2).
Baca juga:
Legislator Ingatkan Rantai Pasok Makanan Harus Diperkuat Hindari Siswa Keracunan MBG
Warga yang tidak masuk Puskesmas, diklaim kondisinya baik-baik saja dan bisa beristirahat di rumah. Sementara itu, terkait sampel makanan sudah diambil Dinkes Sukoharjo.
"Dinkes Sukoharjo bergerak cepat ambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium, untuk mengetahui penyebab pasti keracunan massal ini," katanya.
Kepala Dinkes Sukoharjo Tri Tuti Rahayu, menambahkan kejadian ini belum masuk kategori luar biasa (KLB). Untuk penyebab keracunan belum bisa disimpulkan.
“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium dan terus memantau kondisi para korban agar bisa lekas sembuh. Saya minta masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengolah dan menyajikan makanan,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya