Pulangnya Spanyol Dari Rusia Murni Salah Hierro, Bukan Salah Pemain

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 Juli 2018
Pulangnya Spanyol Dari Rusia Murni Salah Hierro, Bukan Salah Pemain

Pelatih Spanyol, Fernando Hierro (kanan) (FIFA.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pelatih timnas Spanyol, Fernando Hierro, pasang badan atas tersingkirnya La Furia Roja di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ia ingin seluruh fans timnas Spanyol tidak menyalahkan pemain. Akan tetapi, menyalahkan dirinya sendiri.

Spanyol harus tersingkir dari Piala Dunia 2018. La Furia Roja kalah di tangan Rusia melalui adu tendangan penalti dengan skor 3-4, pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Minggu (1/7) malam WIB.

"Tidak, kami tidak bisa menyalahkan siapa pun. Kami harus realistis, situasinya memang begini," ujar Hiero, dikutip dari laman resmi FIFA.

Kapten Timnas Spanyol, Sergio Ramos (kanan) memegang kepalanya usai negaranya dikalahkan Rusia (FIFA.com)

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit. Spanyol unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Sergei Ignashevich pada menit ke-12. Rusia menyamakan kedudukan melalui penalti Artem Dzyuba pada menit ke-42.

"Saya mengambil peran ini karena tanggung jawab dan saya menerima dengan semua konsekuensinya," tambahnya.

Kemenangan ini membuat Rusia bertemu dengan Kroasia di babak perempat final. Kroasia menyingkirkan Denmark melalui adu tendangan penalti dengan skor 3-2, usai bermain imbang 1-1 hingga 120 menit. (*/bolaskor.com)

#Piala Dunia 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan