Kuliner

Pudding Roti Kelapa Muda nan Manis untuk Berbuka

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 15 Mei 2020
Pudding Roti Kelapa Muda nan Manis untuk Berbuka

Roti tawar bisa diolah jadi menu puding istimewa. (foto: instagram @vivifebriani1993)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA stok roti tawar yang mendekati masa kedaluwarsa? Jangan buru-buru dibuang. Olah saja roti itu jadi sajian nikmat. Jika biasanya roti tawar dihidangkan dengan selai atau dijadikan sandwich, kini kamu bisa mengolahnya jadi menu istimewa untuk berbuka.

Dengan resep puding roti kelapa ini, roti tawar kamu bisa jadi puding yang lembut dengan rasa kelapa yang legit. Pasti akan membuat acara berbuka menyenangkan.

BACA JUGA:

bread pudding
Puding roti manis untuk berbuka. (foto: Instagram @bakeorbreak)


BAHAN-BAHAN


100 gram gula pasir
4 butir telur
500 ml susu cair
1/4 sendok teh pasta vanilla
6 lembar roti tawar, dipotong pinggiran, dipotong bulat
1 butir kelapa muda, dikeruk panjang
50 gram kismis, dibelah 2 bagian


CARA MEMASAK


1. Campur gula pasir, telur, susu cair, dan pasta vanila. Aduk rata.

2. Tata potongan roti dalam cetakan alumunium foil ukuran 5x5x4 cm.

3. Masukkan kelapa muda . Tutup dengan roti tawar lagi. Masukkan kelapa muda dan kismis. Siram campuran susu.

4. Oven dengan api bawah suhu 150 derajat Celcius 30 menit sampai matang.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan