PT KAI Perketat Keamanan di Perlintasan Kereta dan Edukasi Keselamatan setelah Peristiwa Magetan yang Tewaskan 4 Orang
PT KAI masif tingkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. (Foto: MP/Didik Setiawan)
MerahPutih.com - Menyikapi insiden tabrakan rangkaian kereta api Malioboro Ekspress dengan tujuh kendaraan di Magetan, Jawa Timur, Senin (19/5), PT Kereta Api Indonesia (Persero) berupaya untuk mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Lewat serangkaian langkah strategis dan kampanye keselamatan, KAI ingin pastikan tidak ada lagi korban jiwa akibat kelalaian di jalur kereta.
“Keselamatan tak bisa ditawar. KAI berkomitmen memperkuat seluruh aspek operasional, khususnya di perlintasan sebidang, agar tak ada lagi korban jiwa," tegas Vice President Public Relations KAI, Anne Purba seperti dikutip Antara (20/5).
Beberapa upaya nyata yang dilakukan antara lain pemasangan rambu, sistem peringatan dini, serta penempatan petugas di titik-titik rawan kecelakaan.
Baca juga:
KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Perlintasan Magetan, 4 Orang Dilaporkan Tewas
Tak hanya itu, KAI juga menutup dan menata perlintasan tak resmi. Hingga Maret 2025, tercatat 74 titik sudah ditutup dari target 292 titik tahun ini. Total, 309 titik liar telah ditutup sepanjang 2024.
Anne juga mengimbau masyarakat lebih disiplin saat melintasi rel.
“Berhenti, tengok kiri-kanan, dan pastikan aman sebelum melintas. Mari jaga nyawa bersama. Karena satu detik patuh, bisa selamatkan banyak kehidupan.”
Di sisi lain, KAI menyampaikan duka mendalam atas insiden KA 170 Malioboro Ekspres yang terjadi di Magetan.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. Tidak ada yang lebih penting bagi KAI selain keselamatan setiap insan — penumpang, petugas, maupun masyarakat,” tambah Anne.
Saat ini, investigasi tengah dilakukan bersama DJKA dan Kepolisian, serta tim Daop 7 Madiun telah bergerak cepat untuk memastikan operasional tetap aman. (*)
Baca juga:
Stop Tabrakan Kereta! PT KAI Serukan Penghapusan Perlintasan Sebidang
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan