PSSI Jawab Tudingan Pesepak Bola Putri Keturunan Djenna de Jong

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 24 April 2025
PSSI Jawab Tudingan Pesepak Bola Putri Keturunan Djenna de Jong

Djenna de Jong. (Instagram/djennadejong)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PSSI menjawab tudingan pesepak bola putri keturunan, Djenna de Jong. Djenna menyebut bahwa PSSI tidak profesional.

Hal itu pula yang menjadi alasan baginya tidak memperkuat Timnas Putri Indonesia, seperti disampaikan lewat Instagram pribadinya.

"Ada beberapa hal yang aku punya pendapat yang jelas, hal-hal yang aku anggap SANGAT tidak profesional.. tapi aku tidak akan menjelaskan lebih jauh tentang itu saat ini," tutur Djenna.

"Semua ini membuatku memutuskan untuk tidak lagi bermain untuk (Timnas Wanita) Indonesia," ujarnya.

Djenna juga menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak membela Timnas Putri Indonesia dipertimbangkan secara matang.

"Aku sangat sedih karena semuanya harus berakhir seperti ini. Aku adalah seorang yang memperjuangkan keadilan dan selalu berdiri untuk hal itu," ucap Djenna.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dapat Protes dari Malaysia dan Bahrain, PSSI Dilarang Naturalisasi Pemain Belanda

PSSI memberikan jawaban lewat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. Ia menjelaskan bahwa pemilihan pemain, termasuk pemain keturunan berdarah Indonesia sepenuhnya wewenang pelatih kepala, Satoru Mochizuki.

Vivin menjelaskan bahwa Djenna sempat dua kali diundang PSSI untuk mengikuti trial. Djenna tidak memenuhi undangan untuk kesempatan pertama dan baru bergabung saat Timnas Putri Indonesia menggelar pemusatan latihan di Jepang akhir Februari 2025.

Saat itu, Djenna datang bersama pemain keturunan lainnya, yakni Felicia de Zeeuw.

"Bahwa semua proses pemilihan pemain perlu penilaian teknis dari coach Mochi (Satoru Mochizuki) dan tim pelatih. Karena dia cedera, ya enggak bisa ada penilaian," kata Vivin saat dihubungi wartawan.

"Djenna dua kali diundang trial, yang pertama dibatalkan dengan alasan sakit. Dan yang kedua datang, tetapi belum pernah bisa menunjukkan permainan dengan alasan cedera dan selama (TC) di Jepang, Djenna belum pernah sekalipun ikut berlatih sehingga coach Mochi belum bisa memberikan rekomendasi," ujarnya menambahkan.

Vivin mengatakan PSSI tidak bisa melanjutkan proses naturalisasi Djenna karena tidak ada 'lampu hijau' dari Satoru Mochizuki selaku pelatih Timnas Putri Indonesia.

"Keputusan pemilihan pemain itu dari head coach dan semua melalui prosedur scouting yang transparan," ucap Vivin.

PSSI menghormati keputusan Djenna yang pada akhirnya memutuskan tidak ingin bermain untuk Garuda Pertiwi.

"Dan juga pasti PSSI tidak akan intervensi keputusan coach Mochi," tegas Vivin.

#Timnas Putri #PSSI #Djenna De Jong
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup Setelah Timnas Putri Indonesia U-16 Lumat Arab Saudi 7-0
Timnas Putri Indonesia U-16 memimpin Grup A Srikandi Merdeka Cup setelah menang telak 7-0 atas Arab Saudi
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup Setelah Timnas Putri Indonesia U-16 Lumat Arab Saudi 7-0
Olahraga
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Operasi lutut dijalani Marselino Ferdinan di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol, pada 12 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
PSSI belum bisa menghadirkan lebih banyak pemain diaspora untuk meramaikan kompetisi putri musim ini.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Agustus 2026
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Olahraga
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
PSSI prihatin bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjadi sasaran serangan di media sosial, berupa ujaran kebencian hingga ancaman.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
Olahraga
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung akan menjadi venue FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan digelar di Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Olahraga
FIFA Sudah Tunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Masih Ada Detail Harus Dibahas
Indonesia telah dipastikan mendapat kepercayaan FIFA menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA Sudah Tunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Masih Ada Detail Harus Dibahas
Olahraga
PSSI 'Pasang Badan' Lindungi Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia dari Hujatan Netizen Usai Gagal di AFF 2026
PSSI menilai skuad racikan John Herdman masih menyimpan potensi besar guna berkembang pada masa mendatang
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
PSSI 'Pasang Badan' Lindungi Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia dari Hujatan Netizen Usai Gagal di AFF 2026
Olahraga
Piala Presiden Ke Depan Bukan untuk Klub, tetapi Pengembangan Timnas Indonesia
Hal ini seperti disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Frengky Aruan - Senin, 03 Agustus 2026
Piala Presiden Ke Depan Bukan untuk Klub, tetapi Pengembangan Timnas Indonesia
Olahraga
Erick Thohir Perlu Diskusi dengan Pemerintah dan FIFA Sebelum Putuskan Maju dalam Pemilihan Ketua Umum PSSI Periode Selanjutnya
Kongres pemilihan pengurus PSSI untuk periode selanjutnya mundur ke Juli 2027.
Frengky Aruan - Senin, 03 Agustus 2026
Erick Thohir Perlu Diskusi dengan Pemerintah dan FIFA Sebelum Putuskan Maju dalam Pemilihan Ketua Umum PSSI Periode Selanjutnya
Bagikan