MerahPutih.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memuji kemenangan timnya yang memecahkan rekor dengan skor 5-4 atas Bayern Munich, Rabu (29/4) dini hari WIB.
Ia menilai hal itu sebagai pertandingan terbaik yang pernah ia jalani selama berkarier sebagai pelatih.
Sembilan gol dalam leg pertama di Paris menjadikannya laga semifinal dengan skor tertinggi dalam sejarah Liga Champions. Lalu, menyamai jumlah gol terbanyak kedua dalam pertandingan babak gugur di kompetisi top Eropa.
Karier kepelatihan Luis Enrique mencakup periode sebelumnya bersama timnas Spanyol dan Barcelona, ketika ia memimpin tim yang diperkuat oleh Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Ia juga meraih kejayaan di Liga Champions bersama Barcelona.
Baca juga:
Laga Epic 9 Gol! PSG Tumbangkan Bayern Muenchen 5-4 di Semifinal Leg 1 Liga Champions
Luis Enrique Takjub Melihat Laga PSG vs Bayern Munchen
Namun, menurutnya, tidak ada yang sebanding dengan apa yang ia saksikan di Parc des Princes tadi malam.
"Saya belum pernah melihat pertandingan dengan intensitas seperti ini. Lalu, ini bukan saatnya untuk menunjukkan kekurangan; kita hanya perlu mengucapkan selamat kepada semua orang," kata Enrique.
"Kami pantas menang, pantas imbang, dan pantas kalah hari ini. Itu pertandingan yang fantastis. Tanpa ragu, ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya ikuti sebagai pelatih."
PSG unggul 5-2 di awal babak kedua berkat dua gol dari Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele di Parc des Princes.
Baca juga:
Kai Havertz Cedera, Arsenal Optimistis Bisa Kembali Main Sebelum Akhir Musim Premier League
Tertinggal tiga gol, Bayern berjuang dengan gemilang. Sundulan bek Dayot Upamecano di pertengahan babak kedua dari tendangan bebas Joshua Kimmich memberi Bayern harapan.
Kemudian, tendangan keras Luis Diaz memperkecil selisih menjadi satu gol menjelang leg kedua pada Kamis (7/5) depan di Munich.
Luis Enrique sendiri mengakui, ia merasa kelelahan hanya dengan menonton.
Baca juga:
Manchester United Dekati Liga Champions Musim Depan, Michael Carrick: Jangan Terlalu Merayakan
"Saya sangat lelah, dan saya tidak berlari satu kilometer pun. Jadi saya tidak tahu bagaimana perasaan para pemain," tambahnya.
Atletico Madrid akan menjamu Arsenal pada Kamis (30/4) dini hari WIB dalam pertandingan leg pertama semifinal lainnya. Final akan dimainkan di Budapest, Hongaria, pada 30 Mei 2026. (sof)