Profil Ozzy Osbourne, Pernah Menggigit Kepala Kelelawar di Panggung hingga Dijuluki Godfather of Heavy Metal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 23 Juli 2025
Profil Ozzy Osbourne, Pernah Menggigit Kepala Kelelawar di Panggung hingga Dijuluki Godfather of Heavy Metal

Ozzy Osbourne. (Foto: Dok/Ozzy Osbourne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musisi legendaris yang dijuluki 'Godfather of Heavy Metal' Ozzy Osbourne meninggal dunia pada usia 76 tahun.

Vokalis Black Sabbath itu meninggal pada Selasa (22/7) kemarin di Birmingham, Inggris.

Sebelum meninggal dunia, mendiang berjuang melawan penyakit Parkinson sejak 2019.

Kepergian Ozzy Osbourne untuk selamanya menyisakan duka mendalam bagi industri musik metal dunia. Ia dianggap sebagai orang yang cukup berpengaruh dalam musik heavy metal.

Ozzy Osbourne memiliki nama asli John Michael Osbourne. Ia lahir di kota Birmingham, Inggris, dari keluarga kelas pekerja pada 3 Desember 1948.

Dia meninggalkan bangku sekolah pada usia 15 tahun dan melakukan sejumlah pekerjaan serabutan, mulai dari bekerja di pabrik hingga mengurus orang lain. Osbourne kemudian memutuskan untuk menjadi seorang musisi.

Dia memulai karier musiknya sebagai vokalis utama Black Sabbath, band heavy metal yang dibentuk pada 1968 bersama Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward.

Lagu-lagu seperti Paranoid, Iron Man, dan War Pigs menjadi tonggak penting dalam sejarah musik metal.

Setelah keluar dari Black Sabbath pada 1978, Osbourne melanjutkan karier solonya dan merilis sejumlah lagu hits seperti Crazy Train, No More Tears, dan duet legendaris If I Close My Eyes Forever bersama Lita Ford.

Lagu tersebut menjadi satu-satunya lagu Osbourne yang menembus 10 besar Billboard Hot 100.

Baca juga:

Ozzy Osbourne Wafat di Usia 76 Tahun, Pangeran Kegelapan Kini Bertakhta di Keabadian

Karier Osbourne juga diwarnai berbagai kontroversi, termasuk insiden terkenal pada 1982 saat dia menggigit kepala kelelawar di atas panggung. Meski begitu, dia tetap dianggap sebagai ikon musik rock dan heavy metal dunia.

Selain dijuluki 'Godfather of Heavy Metal', Osbourne juga memiliki 'nickname' yaitu Prince of Darkness. Alasannya, karena sejak awal bermusik, Osbourne selalu tampil dengan nuansa hitam.

Tak hanya berpenampilan serba hitam, 'Pangeran Kegelapan' ini juga memiliki set panggung serba hitam yang ikonik bersama band Black Sabbath.

Kepopuleran Ozzy Osbourne meluas lewat reality show, The Osbournes, yang tayang di MTV pada 2002. Acara ini menampilkan kehidupan sehari-harinya bersama istri dan anak-anaknya, Kelly dan Jack.

Tayangan ini tidak hanya menyajikan sisi lucu dan emosional, tapi juga menjadikannya figur pop culture lintas generasi. Acara ini tayang selama empat musim dan berakhir pada 2005.

Banyak penggemar hingga kini masih mengenangnya sebagai salah satu reality show keluarga paling jujur dan emosional.

Baca juga:

Selamat Jalan Prince of Darkness: Ozzy Osbourne Tutup Usia di 76 Tahun

Pada Januari 2020, Osbourne mengumumkan bahwa dirinya telah didiagnosis penyakit Parkinson sejak 2003. Penyakit ini merupakan gangguan sistem saraf yang memengaruhi pergerakan tubuh secara progresif.

"Ini bukanlah vonis mati," kata Osbourne kala itu, mencoba tetap optimis meski harus menghadapi kenyataan pahit tersebut.

Seiring waktu, penyakit ini memperparah kondisinya hingga membuatnya kesulitan bergerak.

Sebelum meninggal dunia, Osbourne sempat tampil dalam konser perpisahan Black Sabbath pada 5 Juli 2025 di Birmingham, Inggris.

Meski dalam kondisi tidak dapat berjalan akibat Parkinson yang dideritanya, Osbourne tetap hadir di atas panggung dari atas singgasana sebagai bentuk penghormatan terakhirnya kepada para penggemar. (Knu)

#Legenda Musik # Ozzy Osbourne #Musik #Meninggal Dunia #Profil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lirik Lagu Wasting Angels Bagian Perjalanan Musik Post Malone
Lagu ini menghadirkan kolaborasi bersama The Kid LAROI, sehingga mempertemukan karakter vokal keduanya dalam sebuah karya yang menjadi bagian dari perjalanan musik Post Malone.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Lirik Lagu Wasting Angels Bagian Perjalanan Musik Post Malone
ShowBiz
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
Memilih lagu untuk lomba 17 Agustus? Ada sejumlah lagu nasional hingga musik populer yang bisa membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
ShowBiz
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
Dubyouth dan Uncle T menghadirkan 'Favelanesia', kolaborasi yang memadukan baile funk Brasil, Raggamuffin Jamaika, dan keberagaman kultur Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
ShowBiz
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Lewat 'All I Can Say Is', Louis LNGSHOT menggambarkan momen ketika seseorang perlahan menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
ShowBiz
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
Ketika sang abang berusaha meyakinkan lewat berbagai rayuan manis, sedangkan sang adik justru meminta bukti nyata atas keseriusannya.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
ShowBiz
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
'Early Junk' menjadi wadah bagi lagu-lagu yang sebelumnya berada di luar jalur utama album untuk berkembang menjadi sebuah cerita yang lebih utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
ShowBiz
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
Berbeda dari rilisan musik pada umumnya, mixtape ini hanya diproduksi dalam format fisik kaset dan tidak tersedia melalui platform digital.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
ShowBiz
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
J-Rocks kembali lewat lagu 'Merdeka' yang membawa semangat kebangsaan dan mengajak pendengar mengenang perjuangan para pendahulu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
ShowBiz
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
Girl group Jepang kiOra resmi debut lewat single 'Coco'. Video musiknya ditayangkan eksklusif di HEAD IN THE CLOUDS Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
ShowBiz
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
Duo Antonia resmi merilis music video 'Asalkan Ku Bisa', single dalam EP Suara Hati yang mengangkat kisah perempuan dalam hubungan cinta segitiga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
Bagikan