Profil Flairene Candrea, Pembawa Bendera Indonesia di Upacara Pembukaan SEA Games 2023

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 05 Mei 2023
Profil Flairene Candrea, Pembawa Bendera Indonesia di Upacara Pembukaan SEA Games 2023

Perenang Indonesia Flairene Candrea Wonomiharjo di Aquatic Sport Palace, Hanoi, Vietnam, Selasa (17/5/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perhelatan SEA Games 2023 akan resmi dibuka pada Jumat (5/5) malam WIB. Acara bakal digelar di Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja.

Flairene Candrea Wonomiharjo didapuk sebagai pembawa bendera Indonesia pada defile upacara pembukaan SEA Games XXXII/2023 Kamboja.

Baca Juga

Mengenal Duta Timnas Esports SEA Games Kamboja 2023

Perenang spesialis gaya punggung putri itu bakal berada di posisi terdepan memimpin sekitar 45 orang yang merupakan perwakilan dari 25 atlet dan ofisial, serta 15 perwakilan Tim Chef de Mission (CdM), serta Komite Eksekutif Exco NOC Indonesia.

Cabang olahraga yang ambil bagian dalam defile adalah karate, teqball, renang, pencak silat, dan sepak takraw. Lalu ada juga Adi Wirawan perwakilan dari KE NOC Indonesia, CdM Kontingen Indonesia Lexyndo Hakim, Vice CdM Puji Lestari, Deputi I Andi Astribhaskoro Emir, Deputi II Ibnu Riza Pradipta dan lainnya.

Pembawa bendera delegasi nasional, dalam beberapa hal, mirip dengan kapten tim. Akan tetapi juga lebih dari itu. Pembawa bendera menjadi simbol abadi dari nilai-nilai nasional suatu bangsa dan juga bisa menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Sama halnya dengan edisi-edisi sebelumnya, flag bearer setiap negara peserta selalu menjadi sorotan. Biasanya profil dari pembawa bendera turut disebutkan oleh pembawa acara saat pengenalan kontingen.

Penunjukan Flairene sebagai pembawa bendera tentu saja bukan tanpa alasan. Dia adalah perenang muda potensial milik Merah Putih. Namanya mencuat ketika sukses menyumbang medali emas dalam debut pada SEA Games XXXI/2021 yang bergulir tahun lalu di Vietnam.

Ketika itu, dia menjadi yang terbaik pada nomor renang 100 meter gaya punggung putri dengan mencatatkan waktu 1 menit 03,36 detik. Pada final, Flairene mengalahkan dua atlet Filipiana Chloe Isleta yang peraih perak dengan 1 menit 03,78 detik dan Jessica Joy Geriane yang berada di urutan ketiga dengan 1 menit 03,86 detik.

Debutnya dalam ajang internasional tersebut makin membanggakan karena sebelumnya, atau babak penyisihan SEA Games 2021, Flairene juga memecahkan rekor nasional (rekornas) setelah membukukan 1 menit 03,21 detik.

Dia menggeser catatan waktu milik Nurul Fajar dengan 1 menit 03,41 detik yang tercipta pada Asian Games XVIII/2018 di Jakarta-Palembang.

Flairene bersama Masniari Wolf yang pada SEA Games 2021 meraih emas nomor 50 meter gaya punggung putri, mengakhiri puasa renang putri Indonesia pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut setelah terakhir Yessy Yosaputra menjadi yang terbaik pada nomor 200 meter gaya punggung putri pada SEA Games XXVI/2011 di Jakarta-Palembang.

Flairene yang lahir pada 19 Januari 2005, sejak kecil memang sudah akrab dengan olahraga akuatik. Namun fokus dia semula bukan pada renang, melainkan renang artistik atau renang indah.

Dia juga turut mempersembahkan medali emas untuk Kontingen DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional XX/2020 di Papua pada nomor renang dan renang indah.

Baca Juga

Indonesia dan Malaysia Perebutkan Puncak Klasemen Hoki Indoor Putra

Usia Flairene kini 18 tahun. Dia adalah aset untuk masa depan olahraga renang Indonesia menuju pentas dunia.

Berdasarkan catatan sejak SEA Games XXIII/2005, Flairene menjadi yang termuda di antara atlet yang mendapat kehormatan membawa bendera Merah Putih dalam pesta olahraga yang diikuti 11 negara tersebut.

Sebagai pembanding, pada 2005 pembawa bendera adalah pebulu tangkis Hendrawan yang kala itu berusia 33 tahun.

Kemudian pada SEA Games XXIV/2007 di Thailand ada pebalap sepeda Sugianto Setiawan yang menjadi pembawa bendera Merah Putih pada usia 29 tahun. Pada SEA Games XXV/2009 di Laos giliran atlet pencak silat I Komang Wahyu Purbayasari yang berusia 23 tahun berada di depan memimpin barisan.

Dua tahun kemudian pada SEA Games XXVI/2011 di Jakarta-Palembang, Muhammad Akbar Nasution mendapat kehormatan pada usia 28 tahun. Lalu atlet dari cabang atletik Suryo Agung Wibowo yang berusia 30 tahun menjadi pembawa bendera pada SEA Games XXVII/2013 di Myanmar.

I Gusti Made Oka Sulaksana dari layar ketika berusia 44 tahun mendapat kehormatan besar menjadi flag berarer pada SEA Games XXVIII/2015 di Singapura.

Lanjut ke SEA Games XXIX/2017 di Malaysia, giliran perenang I Gede Siman Sudartawa berada di posisi terdepan mengibarkan bendera Merah Putih. Ketika itu Siman berusia 23 tahun.

Adapun ketika Filipina menjadi tuan rumah SEA Games XXX/2019, atlet polo air Ridjkie Mulia yang berusia 29 tahun tampil sebagai flag bearer.

Tahun lalu, Emilia Nova mengukir sejarah sebagai pembawa bendera Merah Putih putri pertama pada usia 26 tahun pada SEA Games XXXI/2021 di Filipina.

Tak hanya dalam daftar pembawa bendera Merah Putih, Flairene sejauh ini juga tercatat sebagai flag bearer termuda di antara wakil negara peserta lainnya yang mendapat kehormatan tersebut.

Filipina kali ini mempercayakannya kepada pevoli putri berusia 29 tahun Alyssa Valdez. Lalu Malaysia menugaskan karateka putra Sharmendran Raghonathan yang berusia 30 tahun.

Kemudian Vietnam menugaskan perenang putra 22 tahun Nguyen Huy Hoang. Wakil Singapura adalah pesenam putra berusia 29 tahun. Sisanya belum diketahui.

Kontingen Indonesia mengusung nilai kebhinekaan pada defile upacara pembukaan SEA Games XXXII/2023. Hal ini diungkapkan CdM Lexyndo Hakim.

"Seperti pakaian adat yang akan dikenakan dan dipamerkan nanti, akan menjadi sebuah tanda bahwa Indonesia merupakan negara besar, bangsa yang besar, beragam dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Lexy mengatakan nilai keberagaman menjadi sorotan penting Indonesia untuk mempromosikan kekompakan, rasa solidaritas, dan sportivitas di berbagai sektor, utamanya olahraga di hadapan para penggemar dari berbagai bangsa di Asia Tenggara maupun dunia.

"Ini berarti kita memiliki keragaman, namun semuanya bersatu, bercita-cita satu tujuan demi Indonesia. Dan saya rasa kami secara maksimal akan memamerkannya pada opening ceremony," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Timnas Voli Putra Indonesia Kunci Tiket Semifinal SEA Games 2023

#SEA Games #SEA Games 2023
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
ASEAN Para Games 2025 Thailand Berakhir, Estafet Diberikan Pada Malaysia
Negara tuan rumah SEA Games juga bertindak sebagai tuan rumah ASEAN Para Games pada periode yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
ASEAN Para Games 2025 Thailand  Berakhir, Estafet Diberikan Pada Malaysia
Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang SEA Games tahun 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Olahraga
Bonus SEA Games 2025 Cair Tercepat Sepanjang Sejarah, NOC Indonesia: Ini Bukti Negara Hadir
Prestasi Melampaui Target Keberhasilan ini melengkapi catatan impresif Indonesia di Thailand
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus SEA Games 2025 Cair Tercepat Sepanjang Sejarah, NOC Indonesia: Ini Bukti Negara Hadir
Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Olahraga
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Atlet-atlet dari unsur TNI mendapat kenaikan pangkat hingga menjadi perwira setelah meraih prestasi di SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Januari 2026
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat
Catatan sejarah terukir di cabang olahraga ice hockey, basket ball 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra yang pertama kali mempersembahkan medali emas.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat
Olahraga
Deretan Emas Indonesia di SEA Games 2025, Dari Pencak Silat hingga Skateboard
Indonesia menutup SEA Games 2025 di Thailand dengan 91 medali emas, melampaui target dan finis runner-up. Prestasi ini jadi yang terbaik dalam 30 tahun terakhir
ImanK - Sabtu, 20 Desember 2025
Deretan Emas Indonesia di SEA Games 2025, Dari Pencak Silat hingga Skateboard
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Bagikan