Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pria, Hindari Makanan Bila Ingin Kesuburan Terjaga

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 12 November 2017
Pria, Hindari Makanan Bila Ingin Kesuburan Terjaga

Ilustrasi. (Foto:pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJAGA pola makan yang sehat merupakan kunci tubuh sehat. Tak hanya itu, pilihan makanan juga menentukan kesehatan Anda. Bagi para pria, menjaga asupan protein dari daging merah ternyata amat terkait dengan kesuburan.

Sebuah penelitian gabungan antara Harvard Medical School dan Massachusetts General Hospital yang melibatkan 141 pria dewasa yang sedang menjalani program bayi tabung (IVF ataupun ICSI) menemukan bahwa kelompok pria yang terlalu banyak makan daging merah dan daging olahan (sosis, bacon, dan kornet) dilaporkan mengalami penurunan kesuburan hingga 65% jika dibandingkan dengan kesuburan kelompok pria pemakan daging unggas (daging ayam atau kalkun).

Daging merah tinggi lemak jenuh dan kolesterol. Pola makan seperti itu merupakan faktor risiko untuk obesitas yang dapat mengurangi kualitas sperma, baik dalam segi jumlah, bentuk, dan kemampuan untuk berenang ke arah sel telur. Jika ada satu saja kelainan sperma dari ketiga faktor tersebut, semakin tinggi risiko pria tidak subur atau bahkan mungkin mandul.

Bukti itu diperkuat dengan sebuah penelitian yang dimuat Very Well. Riset itu menemukan bahwa para pria yang memiliki berat badan berlebih hampir dua kali berisiko untuk memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dan pergerakan sperma (menuju sel telur) yang lebih buruk.

Oleh karena itu, menjalani gaya hidup sehat menjadi jalan keluar utama dari masalah kesuburan. Kurangi konsumsi daging merah dan daging olahan, berhenti merokok, tidak minum alkohol, lebih rajin olahraga, dan turunkan berat badan ialah beberapa prinsip hidup sehat yang dapat meningkatkan kesuburan pria. Para ahli sekarang juga mendorong masyarakat untuk mengonsumsi lebih banyak buah-buahan dan biji-bijian untuk meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan