Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Pria Botak Lebih Disukai Perempuan, Mungkin Karena Libidonya Lebih Besar?

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 27 Desember 2017
Pria Botak Lebih Disukai Perempuan, Mungkin Karena Libidonya Lebih Besar?

Pria botak tak selalu punya libido tinggi. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH studi di Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat, menyebutkan pria ternyata lebih dipilih perempuan. Alasannya, pria botak lebih aktif ketimbang pria berambut.

Namun, ada juga mitos yang sering menggambarkan pria botak terkesan lebih maskulin dan punya libido lebih tinggi.

Apa benar ya?

Pertama-tama, Anda harus tahu dulu apa yang menyebabkan kebotakan itu.

Sebuah penelitian di Yale yang dilakukan James Hamilton pada 60-an mempelajari 21 anak laki-laki yang dikebiri. Mereka dikebiri karena didiagnosis mengalami masalah perilaku atau mental. Hal itu membuat kadar hormon testosteron pada pria menurun.

Selama 18 tahun, Hamilton tetap mengikuti beberapa perkembangan anak-anak tersebut. Hasilnya, mereka yang dikebiri tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kebotakan saat mereka berusia lanjut. Di sisi lain, pria seumuran yang masih masih memiliki penis utuh, dan produksi testosteron dalam tubuhnya masih ada, sudah mengalami penurunan jumlah helai rambut alias hendak menuju kebotakan.

Kesimpulannya, jumlah hormon testoteron berperan dalam menimbulkan kerontokan rambut. Kehadiran testosteron memungkinkan hormon tersebut berubah menjadi zat aktif lainnya, seperti dihidrosteron.

Dikutip dari BBC, zat aktif dari metabolit itu dipercaya bisa mengecilkan folikel rambut di kulit kepala, mencegah pertumbuhan lebih lanjut, dan mengakibatkan kebotakan.

Tingkat kebotakan tidak hanya ditentukan testosteron, tetapi juga dikendalikan faktor keturunan dan pengaruh pada gaya hidup.

Dalam hal libido, meskipun tingginya testoteron amat berpengaruh, libido pada pria juga ditentukan faktor usia dan kebugaran fisik. Testoteron yang tinggi juga tidak akan membuat libido tinggi bila pria tersebut mengalami penyakit kronis, seperti diabetes, kolesterol, ataupun hipertensi.

Oleh karena itu, kepala yang botak akibat testoteron yang tinggi tidak serta-merta mencerminkan maskulinitas, apalagi libido seorang pria.(*)

Baca juga Ciri-Ciri Pria Idaman Wanita, Salah Satunya Botak

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan