Presiden FIFA Nilai Pengelolaan Sepakbola Indonesia Sudah Bagus

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 14 Desember 2018
Presiden FIFA Nilai Pengelolaan Sepakbola Indonesia Sudah Bagus

Waketum PSSI Joko Driyono, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekjen PSSI Ratu Tisha. Foto: PSSI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah-tengah kritikan pedas dari masyarakat terkait kondisi persepakbolaan Indonesia. Pujian malah datang dari dunia internasional terutama dari Presiden FIFA Gianni Infantino.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono bersama sekretaris jenderal Ratu Tisha Destria melakukan presentasi Forum FIFA Executive Football Summits, yang diselenggarakan di Doha, Qatar.

Dalam forum tersebut, Jokdri dan Tisha membeberkan program FIFA Forward yang sudah dilakukan oleh PSSI terutama dalam hal pelatih, pemain dan wasit di Indonesia.

Presiden FIFA Gianni Infantino

Setelah presentasi tersebut, Infantino memberikan pujiannya kepada PSSI. Menurutnya, program FIFA Forward yang dijalankan Federasi Sepakbola tanah air tersebut sudah bagus. Bahkan, pria asal Italia itu mengimbau anggota negara FIFA mencontoh Indonesia. Tidak hanya itu, Infantino bahkan menyebut kalau sepakbola Indonesia dikelola oleh orang yang tepat.

"Presentasi yang bagus, Ini pencapaian luar biasa. Sepak bola Indonesia memiliki visi yang jelas. Yang terpenting, anda menjalankannya dan membuat kemajuan. Tetap semangat, Sepak bola Indonesia dikelola orang yang tepat. Saya harap kalian mendapatkan yang terbaik,” kata Infantino mengutip dari laman resmi PSSI, Jumat (14/12)

Forum FIFA Executive Football Summits sebagai wadah bagi para anggota untuk berdiskusi berbagai strategi pengembangan sepak bola. Forum ini dimaksudkan untuk membangun atmosfer kerja sama yang konstruktif sesama anggotanya.

Pada edisi ketiga ini, agenda utama yang dibicarakan adalah program FIFA Forward 2.0, Sepak bola Wanita dan teknologi video assistant referees (VARs). Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan presentasi program FIFA Forward yang memang menjadi program utama PSSI sejak tahun 2017.

Logo PSSI

PSSI juga melahirkan Filosofi Sepak bola Indonesia (Filanesia) yang merupakan program pengembangan sepak bola yang berkelanjutan dan diharapkan menjadi kurikulum di sekolah,” kata Ratu Tisha.

“Terima kasih kepada FIFA yang telah memberikan kepercayaan kepada PSSI menjadi salah satu federasi percontohan, PSSI fokus pada milestone yang telah ditetapkan yakni 2024, 2034, 2045,” ujar Tisha. (*)

#PSSI #Gianni Infantino #FIFA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Bangladesh Berpeluang Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Indonesia, Malaysia, dan Singapura
Bangladesh telah mendapat undangan FIFA untuk menggantikan India yang mundur karena lebih memilih beruji coba dengan Timnas Brasil Brasil.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Berpeluang Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Bakal Hadapi Indonesia, Malaysia, dan Singapura
Olahraga
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Operasi lutut dijalani Marselino Ferdinan di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol, pada 12 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Lawan Timnas Indonesia, India Punya Alasan Kuat Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Yakin Tidak Dikenai Denda
India merupakan undangan, yang kemudian masuk ke Grup A Divisi 1 (Premier Division) FIFA ASEAN Cup 2026 bersama tuan rumah Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Frengky Aruan - Kamis, 13 Agustus 2026
Lawan Timnas Indonesia, India Punya Alasan Kuat Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Yakin Tidak Dikenai Denda
Olahraga
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
PSSI belum bisa menghadirkan lebih banyak pemain diaspora untuk meramaikan kompetisi putri musim ini.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Agustus 2026
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
Olahraga
Bobotoh Boleh Ikut Bernapas Lega, Registration Ban dari FIFA untuk Persib Resmi Dicabut
Dengan demikian, Persib bisa menampilkan komposisi terbaiknya di kompetisi 2026/2027.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Agustus 2026
Bobotoh Boleh Ikut Bernapas Lega, Registration Ban dari FIFA untuk Persib Resmi Dicabut
Indonesia
4 Tahun Setelah Tragedi Kanjuruhan, Larangan Suporter Away Akhirnya Dicabut
I.League resmi mencabut larangan suporter tandang yang berlaku sejak Tragedi Kanjuruhan 2022.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
4 Tahun Setelah Tragedi Kanjuruhan, Larangan Suporter Away Akhirnya Dicabut
Olahraga
Persib Dihantui Sanksi FIFA Era Pelatih Rene Alberts, Bobotoh Diimbau Tenang
Persib Bandung menghadapi sanksi FIFA terkait kasus lama dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Persib Dihantui Sanksi FIFA Era Pelatih Rene Alberts, Bobotoh Diimbau Tenang
Olahraga
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai masalahnya bukan sekadar kegagalan komunikasi, tapi juga kegagalan dalam mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Olahraga
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
PSSI prihatin bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjadi sasaran serangan di media sosial, berupa ujaran kebencian hingga ancaman.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
Bagikan