MerahPutih.com - Terpuruk di luar peringkat 24 besar Liga Champions 2026/27, RC Lens bertekad untuk menyamai perolehan poin Como saat kedua tim bertemu di Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (5/11) pukul 03.00 WIB.
Setelah kemenangan bersejarah atas Manchester United, tim debutan asal Italia tersebut kini mengoleksi enam poin. Sementara itu, tuan rumah baru mengumpulkan tiga poin dan berada di bawah zona play-off.
Baca juga:
Prediksi Borussia Dortmund vs Real Betis: Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Los Verdiblancos?
Prediksi Lens vs Como di Liga Champions 2026/27
Sejak mengawali kiprah mereka yang keempat di Liga Champions dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Slavia Praha, klub Prancis tersebut selalu gagal meraih poin dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Les Sang et Or pertama-tama dikalahkan 0-2 di kandang oleh Sporting Lisbon, kemudian menelan kekalahan lagi saat bertandang, ketika takluk 3-0 di tangan Club Brugge.
Namun, mereka sudah 16 pertandingan dan sekitar 28 tahun berlalu sejak terakhir kali berhasil menjaga gawangnya tetap bersih (clean sheet) di Liga Champions.
Lens kembali ke kancah elite Eropa setelah finis di posisi kedua Ligue 1 musim lalu. Menyusul awal musim yang lambat, pelatih baru Dino Toppmoller segera digantikan oleh Yannick Cahuzac.
Meski mantan asisten Toppmoller itu mengawali kiprahnya dengan positif, kemudian meraih tiga kemenangan liga secara beruntun. Namun, tim asuhannya justru menelan kekalahan dari rival bebuyutan mereka dalam pertandingan terakhir.
Baca juga:
Prediksi AEK Athens vs Real Madrid: Mampukah Los Blancos Pertahankan Rekor Sempurna?
Berkat gol telat Olivier Giroud, Lille berhasil mengamankan kemenangan dalam laga Derby du Nord ke-125 pada pekan lalu, yang membuat Lens kini menempati peringkat kesembilan di kompetisi kasta tertinggi Prancis tersebut.
Kini, skuad asuhan Cahuzac harus segera bangkit dan meraih poin maksimal. Hal itu mengingat mereka setidaknya membutuhkan dua kemenangan lagi dari lima pertandingan tersisa di Liga Champions.
Sementara itu, Como melangkah lebih dekat ke fase gugur setelah menaklukkan Manchester United dengan skor 4-1 dalam malam yang tak terlupakan di Stadio Sinigaglia. Bintang mereka, Nico Paz, mencetak dua gol.
Terlepas dari kondisi MU yang sedang terpuruk, pencapaian ini sungguh luar biasa bagi klub yang baru kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Italia dua tahun lalu. Pada 2019 lalu, mereka masih berkompetisi di Serie D.
Sedangkan di bawah arahan Cesc Fabregas, Como telah mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan pertama mereka, yakni jumlah terbanyak bagi tim debutan di kompetisi elite UEFA sejak 1973. Lalu, seluruh gol tersebut tercipta melalui permainan terbuka (open play).
Baca juga:
Prediksi Fenerbahce vs Liverpool: Misi The Reds Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27
Nico Paz dan pencetak gol terbanyak tim, Tasos Douvikas, telah mengoleksi total lima gol di Liga Champions. Keduanya bahkan tampil lebih produktif di Serie A 2026/27, dengan total 11 kontribusi gol serta assist.
Sejak kekalahan 3-2 dari Feyenoord pada matchday kedua, Como telah mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, dengan torehan 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali.
Lucas Da Cunha, pemain yang baru saja mendapatkan panggilan ke timnas Prancis, menjadi penentu kemenangan 1-0 atas tim juru kunci Venezia pada akhir pekan lalu.
Hasil ini membawa I Lariani mengumpulkan 23 poin dari 10 pertandingan pertama, yaitu rekor perolehan poin tertinggi dalam sejarah klub.
Kini menempati posisi keempat, posisi yang sama dengan pencapaian mereka musim lalu, Como terus menempel ketat tiga tim teratas di Italia. Lalu, tidak banyak yang berani mencoret mereka dari persaingan perebutan Scudetto.
Susunan Pemain Lens vs Como 5 November 2026
Lens (3-4-2-1):
Risser; Aguilar, Baidoo, Todibo; Abdulhamid, Cuisance, Haidara, Udol; Thauvin, Sotoca; Ivanovic
Como (4-2-3-1):
Butez; Smolcic, Kempf, Ramon, Valle; Perrone, Ricci; Da Cunha, Paz, Baturina; Douvikas
Prediksi Skor Lens vs Como
Lens 1-2 Como
Meskipun jumlah sampelnya kecil, Como cenderung mengawali pertandingan dengan tajam di kompetisi Eropa. Mereka selalu mencetak gol lebih dulu, bahkan di babak pertama, dalam ketiga laga Liga Champions yang telah dijalani.
Lariani juga memiliki daya gedor yang tidak mampu dibendung oleh Lens, sehingga mereka akan mengoleksi total sembilan poin, sementara tuan rumah tetap tertahan dengan tiga poin. (sof)