Prancis Vs Denmark: Misi Les Blues Hindari Bentrok Dengan Kroasia di 16 Besar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 26 Juni 2018
Prancis Vs Denmark: Misi Les Blues Hindari Bentrok Dengan Kroasia di 16 Besar

Selebrasi Griezman dan Mbape (www.101greatgoals.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Prancis dan Denmark masing-masing mengusung misi yang berbeda ketika saling berhadapan dalam pertandingan pamungkas Grup C Piala Dunia 2018, di Luzhniki Stadium, Selasa (26/6). Prancis mengincar posisi puncak klasemen, adapun Denmark berambisi lolos dari lubang jarum.

Peta persaingan di Grup C sangat ketat. Selain Prancis yang sudah memastikan diri lolos ke fase gugur, satu tiket tersisa menjadi rebutan Denmark dan Australia.

Pelatih Denmark, Age Hareide, percaya diri timnya mampu menekuk Prancis. Sang pelatih beralasan, sejauh ini tim Ayam Jantan belum bisa menunjukkan permainan terbaik.

"Prancis dapat dianggap sebagai tim favorit dan telah mengoleksi enam poin. Namun, mereka belum menyelesaikan semuanya. Prancis bermain bagus dalam pertandingan persahabatan, namun sejauh ini belum tampil baik di Piala Dunia," sebut Hareide seperti dikutip BBC.

Pada pertandingan tersebut, Denmark tidak bisa menurunkan seluruh pemain terbaiknya. William Kvist dikabarkan harus absen karena cedera dan Yussuf Poulsen harus menjalani hukuman

Satu di antara pemain yang wajib diwaspadai Prancis yakni Christian Eriksen. Tak hanya piawai memberikan umpan matang, gelandang Tottenham Hotspur tersebut juga mampu diandalkan untuk mendulang gol.

Pada sisi lain, Prancis tak boleh berpuas diri meski telah menggengam satu tiket babak 16 besar. Sebab, jika kalah dari Denmark,

Prancis dan Denmark masing-masing mengusung misi yang berbeda ketika saling berhadapan dalam pertandingan pamungkas Grup C Piala Dunia 2018, di Luzhniki Stadium, Selasa (26/6). Prancis mengincar posisi puncak klasemen, adapun Denmark berambisi lolos dari lubang jarum.

Peta persaingan di Grup C sangat ketat. Selain Prancis yang sudah memastikan diri lolos ke fase gugur, satu tiket tersisa menjadi rebutan Denmark dan Australia.

Pelatih Denmark, Age Hareide, percaya diri timnya mampu menekuk Prancis. Sang pelatih beralasan, sejauh ini tim Ayam Jantan belum bisa menunjukkan permainan terbaik.

"Prancis dapat dianggap sebagai tim favorit dan telah mengoleksi enam poin. Namun, mereka belum menyelesaikan semuanya. Prancis bermain bagus dalam pertandingan persahabatan, namun sejauh ini belum tampil baik di Piala Dunia," sebut Hareide seperti dinukil BBC.

Pada pertandingan tersebut, Denmark tidak bisa menurunkan seluruh pemain terbaiknya. William Kvist dikabarkan harus absen karena cedera dan Yussuf Poulsen harus menjalani hukuman.

Griezmann dan Mbappe (FIFA.com)

Satu di antara pemain yang wajib diwaspadai Prancis yakni Christian Eriksen. Tak hanya piawai memberikan umpan matang, gelandang Tottenham Hotspur tersebut juga mampu diandalkan untuk mendulang gol.

Pada sisi lain, Prancis tak boleh berpuas diri meski telah menggengam satu tiket babak 16 besar. Sebab, jika kalah dari Denmark, Olivier Giroud dan kawan-kawan kemungkinan akan menghadapi Kroasia yang hingga saat ini memimpin Grup D.

"Kroasia akan keluar sebagai juara Grup D. Jadi, kami harus menghindari finis pada posisi kedua untuk tidak bertemu dengan mereka. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi pada babak 16 besar. Namun, kita semua tahu babak 16 besar akan sulit, terlepas dari lawan yang dihadapi," ungkap gelandang Prancis, Corentin Tolisso.

Didier Deschamps diperkirakan tidak akan mengambil risiko untuk memainkan Samuel Umtiti yang mengalami masalah fisik. Sebagai gantinya, sang pelatih dapat menurunkan Presnel Kimpembe untuk menemani Raphael Varane.

Denmark bukanlah lawan yang asing bagi Prancis. Sejak 2000, kedua tim sudah enam kali saling adu kekuatan. Prancis unggul dengan meraih lima kemenangan. Adapun satu pertandingan lainnya jadi milik Danish Dynamite.

Prakiraan susunan pemain

Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Jens Stryger Larsen, Andreas Christensen, Simon Kjaer, Henrik Dalsgaard; Lasse Schone, Thomas Delaney; Pione Sisto, Christian Eriksen, Martin Braithwaite; Nicolao Jorgensen

Pelatih: Age Hareide

Prancis (4-4-2): Steve Mandanda; Lucas Hernandez, Presnel Kimpembe, Raphael Varane, Djibril Sidibe; Thomas Lemar, Ngolo Kante, Steven Nzonzi, Ousmane Dembele; Olivier Giroud, Antoine Griezmann

Pelatih: Didier Deschamps

yang hingga saat ini memimpin Grup D.

"Kroasia akan keluar sebagai juara Grup D. Jadi, kami harus menghindari finis pada posisi kedua untuk tidak bertemu dengan mereka. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi pada babak 16 besar. Namun, kita semua tahu babak 16 besar akan sulit, terlepas dari lawan yang dihadapi," ungkap gelandang Prancis, Corentin Tolisso.

Didier Deschamps diperkirakan tidak akan mengambil risiko untuk memainkan Samuel Umtiti yang mengalami masalah fisik. Sebagai gantinya, sang pelatih dapat menurunkan Presnel Kimpembe untuk menemani Raphael Varane.

Denmark bukanlah lawan yang asing bagi Prancis. Sejak 2000, kedua tim sudah enam kali saling adu kekuatan. Prancis unggul dengan meraih lima kemenangan. Adapun satu pertandingan lainnya jadi milik Danish Dynamite.

Prakiraan susunan pemain

Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Jens Stryger Larsen, Andreas Christensen, Simon Kjaer, Henrik Dalsgaard; Lasse Schone, Thomas Delaney; Pione Sisto, Christian Eriksen, Martin Braithwaite; Nicolao Jorgensen

Pelatih: Age Hareide

Prancis (4-4-2): Steve Mandanda; Lucas Hernandez, Presnel Kimpembe, Raphael Varane, Djibril Sidibe; Thomas Lemar, Ngolo Kante, Steven Nzonzi, Ousmane Dembele; Olivier Giroud, Antoine Griezmann

Pelatih: Didier Deschamps (*/Bolaskor.com)

#Piala Dunia 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan