Merahputih.com - Anak-anak bermain wahana permainan di Taman Bendera Pusaka, Kawasan Barito, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membangun taman-taman berskala kecil untuk meningkatkan porsi ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Langkah ini dipilih sebagai alternatif di tengah keterbatasan lahan.
Berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang mengutamakan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) pada era Basuki Tjahaja Purnama, Pemprov DKI kini akan fokus menambah dan menata taman kecil di berbagai wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.
Pramono mengakui, luas RTH di Jakarta saat ini belum memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang mensyaratkan minimal 30 persen dari total wilayah kota. Karena itu, Pemprov DKI bersama DPRD menargetkan pencapaian angka tersebut pada 2045.
Berbagai strategi disiapkan untuk memperluas RTH, mulai dari pembangunan taman baru, optimalisasi lahan milik pemerintah, hingga revitalisasi ruang publik agar lebih ramah lingkungan.
Di tengah keterbatasan lahan, pembangunan taman kecil dinilai sebagai solusi efektif. Menurut Pramono, lahan sekitar 1.000 meter persegi tetap bisa dimanfaatkan menjadi ruang hijau yang bermanfaat bagi masyarakat jika dikelola dengan baik dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak. (Foto: MP/Didik Setiawan).