Prabowo Teken Kerja Sama Rp 370 Triliun dengan Jepang, Fokus Transformasi Ekonomi

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
Prabowo Teken Kerja Sama Rp 370 Triliun dengan Jepang, Fokus Transformasi Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto saat tiba Bandara Haneda menandai kunjungan perdana sebagai Presiden RI di Tokyo, Jepang, Minggu (29/3/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri, Sugiono menyampaikan, bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menandatangani kerja sama ekonomi senilai USD 22 miliar atau sekitar Rp 370 triliun dengan Jepang.

Penandatanganan tersebut menjadi salah satu agenda dalam kunjungan resmi Presiden ke Jepang pekan ini.

“Tadi Bapak Presiden menghadiri acara business session yang pada kali ini ditandatangani sekitar USD 22 miliar kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang,” kata Sugiono di Tokyo, Senin (30/3).

Sugiono menambahkan, pemerintah saat ini tengah berfokus pada agenda transformasi ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah melakukan penyederhanaan regulasi guna membuat iklim investasi dan usaha lebih kondusif.

Baca juga:

Presiden Korea Selatan akan Terima Presiden Prabowo, Bahas Pembelian KF-21

“(Penandatanganan kesepakatan) ini menunjukkan bahwa hubungan yang tercipta di bidang ekonomi juga semakin intens. Dan juga tadi disampaikan oleh Bapak Presiden dalam sambutannya bahwa Indonesia pada prinsipnya melakukan sebuah transformasi khususnya di bidang ekonomi,” imbuhnya.

Melalui sambutannya pada Business Session dalam Japan-Indonesia Forum di Tokyo, Prabowo menekankan kesiapan Indonesia untuk melakukan transisi besar menuju energi terbarukan sebagai bagian dari agenda transformasi ekonomi Indonesia.

“Jepang merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Hubungan ekonomi kedua negara telah terjalin selama puluhan tahun, ditandai dengan partisipasi kuat perusahaan-perusahaan Jepang di berbagai sektor ekonomi Indonesia. Jepang juga secara konsisten mendukung pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Kumpulkan Pengusaha Besar dan Saksikan Perjanjian Investasi di Jepang

Saat ini, Jepang merupakan salah satu investor asing terbesar di Indonesia, dengan fokus pada sektor manufaktur seperti otomotif dan elektronik, serta infrastruktur dan properti.

Prabowo juga menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap investasi dan kerja sama ekonomi dengan berbagai mitra global, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

“Situasi geopolitik global saat ini menunjukkan bahwa negara-negara yang mampu menjaga hubungan baik dengan semua pihak, baik dengan negara tetangga maupun kekuatan besar dunia, sejatinya tengah menjalankan kebijakan yang rasional dan bijaksana. Dalam konteks ini, Indonesia memandang hubungan dengan Jepang sebagai hal yang sangat penting,” tegasnya. (Pon)

#Prabowo Subianto #Kerja Sama Ekonomi #Jepang #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - 4 menit lalu
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Bagikan