Prabowo Subianto Turun Tangan Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habibat Gajah Sumatra Hingga Borneo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Prabowo Subianto Turun Tangan Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habibat Gajah Sumatra Hingga Borneo

Gajah sumatera menikmati pelepah pohon kelapa sembari berendam di kolam salah satu lembaga konservasi di Bali, Kamis (15/1/2026) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah besar melalui instrumen hukum Inpres, Keppres, serta kebijakan konservasi satwa untuk memastikan keselamatan populasi gajah dan optimalisasi pengelolaan taman nasional.

Langkah strategis ini mencakup penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatra serta Gajah Borneo, serta Keputusan Presiden (Keppres) tentang pembentukan Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.

Baca juga:

Red Flag Gajah Sumatra! Sisa 1.200 Ekor di 11 Kantong Habitat dari Aceh-Lampung

Koridor Habitat dan Area Preservasi di Lahan Sawit

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa intervensi pemerintah bersifat mendesak guna mencegah kepunahan spesies ikonik Indonesia.

Inpres tersebut nantinya akan menginstruksikan kementerian terkait untuk membangun koridor habitat yang menghubungkan kantong-kantong gajah yang terfragmentasi.

"Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan," ujar Raja Juli Antoni usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/3).

Pemerintah juga mewajibkan area Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Sumatra menyediakan area preservasi. Kebijakan ini bertujuan memperluas daya jelajah satwa sekaligus mencegah perkawinan sedarah (inbreeding) yang melemahkan genetik populasi. Raja Juli menambahkan, Presiden bahkan telah menyerahkan 90 ribu hektare lahan pribadinya untuk dikonversi menjadi kawasan konservasi.

Pendanaan Inovatif dan Transformasi Way Kambas

Selain fokus pada spesies, Presiden Prabowo Subianto juga membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional melalui Keppres. Satuan tugas ini bertugas mencari model pendanaan berkelanjutan dengan melibatkan sektor swasta agar hutan Indonesia mencapai standar kelas dunia.

Baca juga:

Misteri 9 Gajah Sumatra Mati di Riau Terjawab, Korban Sindikat Pemburu Liar Skala Nasional

"Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain, termasuk melibatkan private sector agar taman nasional kita menjadi berkelas dunia," jelas Menteri Kehutanan.

Sebagai proyek percontohan, Taman Nasional Way Kambas di Lampung akan mendapatkan perhatian khusus. Presiden menyiapkan Dana Bantuan Presiden untuk membangun pagar dan kanal pembatas.

Fasilitas ini berfungsi sebagai benteng fisik untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara gajah dan penduduk desa di sekitar kawasan taman nasional. Upaya ini memposisikan kepemimpinan saat ini sebagai era yang paling peduli terhadap pelestarian satwa liar dalam sejarah Indonesia.

#Gajah #Gajah Sumatra #Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Prabowo menanggapi ejekan soal karhutla, menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing, dan meminta catatan pelanggaran konsesi hingga 19 kali diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang melanggar aturan karhutla. Satu korporasi diduga terlibat dalam kasus serupa sebanyak 19 kali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Syahganda Nainggolan menyebut Prabowo meminta Bakom RI mendengarkan aspirasi masyarakat hingga daerah dan membuka komunikasi dengan media lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Bagikan