Prabowo Sebut Rakyat Sudah Capek dengan Pencitraan dan Survei Akal-Akalan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 25 Maret 2019
Prabowo Sebut Rakyat Sudah Capek dengan Pencitraan dan Survei Akal-Akalan

Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi. (BPN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto menegaskan bahwa selama dirinya dan Sandiaga Salahuddin Uno keliling berbagai kota di Indonesia, banyak rakyat yang menginginkan perubahan hidup menjadi lebih baik dari kondisi saat ini.

Karena itu, ia menegaskan bahwa rakyat Indonesia sudah lelah dengan metode pencitraan yang dilakukan oleh para politisi dan pejabat negara untuk merebut hati rakyat. Bahkan menurutnya, rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibodohi lagi dengan hasil lembaga survei yang jauh dari kenyataan.

"Saya bersama saudara Sandiaga Uno keliling Indonesia, banyak rakyat yang menginginkan perubahan. Jadi rakyat sudah capek dengan pencitraan, sudah capek dengan lembaga survei yang akal-akalan yang banyak bohongnya sesuai pesanan. Rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi," ungkap Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (25/3).

Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi. (BPN)
Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi. (BPN)

Prabowo menjelaskan bahwa rakyat Indonesia menyadari bahwa rusaknya kondisi ekonomi di Indonesia disebabkan oleh tingginya praktek korupsi. Karena itu, jika dirinya mendapatkan mandat untuk memimpin Indonesia pada Pemilu 2019 ini, maka ia akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi serta membela para petani dan nelayan lokal dari rusaknya harga jual akibat kebijakan impor.

"Rakyat ingin perubahan rakyat mengerti terlalu banyak korupsi di Republik ini. Koalisi kita Insya Allah begitu dapat mandat dari rakyat kita akan membentuk pemerintah yang bersih dari korupsi dan bersih dari koruptor koruptor saudara-saudara. Kita bertekad membela rakyat kita membela petani dan nelayan kita, bukan malah impor disaat petani kita akan panen, negara kita kaya raya tapi garam saja impor. Itu sama saja tidak membela rakyat," tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa setelah dilantik nanti menjadi Presiden, Prabowo bersama Sandiaga Salahuddin Uno akan mengumpulkan putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk masuk di dalam kabinet pemerintahannya. Tak hanya memiliki otak yang baik untuk merencanakan pembangunan kesejahteraan, tetapi juga harus memiliki hati yang bersih yang ikhlas bekerja untuk rakyat Indonesia.

"Saya akan minta mereka bersumpah melalui agama masing-masing dengan kitab sucinya masing-masing, dan saya minta mereka tanda tangan nanti perjanjian bahwa mereka tidak akan memperkaya diri atau keluarganya atau kroninya selama mereka menjabat dalam jabatan publik nantinya. Kalau mereka tidak bersedia saya tidak akan memilih mereka saudara-saudara," ungkap Prabowo yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan massa yang memadati lapangan Karebosi.

Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi. (BPN)
Prabowo pada kampanye Akbar di Lapangan Karebosi. (BPN)

"Dan saya akan minta mereka gamblang, begitu menjabat harus melaporkan semua kekayaan mereka, jadi nanti kalau berhenti mereka juga harus melaporkan kekayaan mereka. Jangan di awal jabatan punya satu mobil, berakhir masa jabatan 5 tahun punya 23 mobil padahal gajinya ya segitu," tambahnya menegaskan.

Tak hanya itu, Prabowo juga menegaskan bahwa pihaknya akan menutup semua kebocoran uang negara yang selama ini terjadi. Hasilnya, akan ia gunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperbaiki kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang saat ini kurang baik.

"Dengan penghematan dengan kebocoran yang akan kami tutup, Kami ingin memperbaiki gaji pegawai dari semua pegawai pemerintah dan pejabat-pejabat. Kami akan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia," tandasnya. (Pon)

Baca Juga: Momen Unik Prabowo-Sandi di Hadapan Ribuan Pengusaha

#Survei #Hasil Survei #Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Indonesia
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Pangkat kehormatan tersebut merupakan penghargaan atas jasa luar biasa ketiga purnawirawan tersebut kepada negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Indonesia
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Upacara HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat" dan untuk pertama kalinya digelar di luar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Kepala Negara menegaskan, kebocoran sistemik yang diperkirakan mencapai Rp 2.500 triliun setiap tahunnya tersebut kini sedang diperbaiki secara masif oleh jajaran Kabinet Merah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
 Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Indonesia
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Indonesia
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku "The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth".
Presiden Prabowo juga menyoroti sejarah lahirnya HIPMI yang sejak awal dibangun dengan semangat nasionalisme.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku
Bagikan