MerahPutih.com - Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) memastikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) siap digunakan untuk FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung 25 September sampai 6 Oktober 2026.
Dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan akan dibersihkan sebelum turnamen berlangsung.
SUGBK akan dipakai untuk persaingan Grup A Divisi I atau Premier Division, yang melibatkan Timnas Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, 25 September sampai 1 Oktober. Kemudian menjadi venue perebutan tempat ketiga dan final pada 5 Oktober.
Baca juga:
Adapun penyisihan Grup B akan dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, menampilkan Timnas Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Kondisi SUGBK Sejauh Ini Baik
Direktur Utama PPK GBK, Rakhmadi Afif Kusumo, mengatakan kondisi SUGBK sejauh ini masih baik. Pembersihan abu vulkanik akan kembali dilakukan untuk memastikan stadion dalam kondisi optimal saat pertandingan dimulai.
Tentu dampak (abu vulkanik), kami bersihkan semua. Tadi sudah kami cek, sejauh ini masih baik semuanya dan tetap akan kita bersihkan kembali,
kata Rakhmadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, dikutip dari Antara.
Rakhmadi menyampaikan hal tersebut setelah mendampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan jajaran meninjau langsung kesiapan SUGBK menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.
Kesiapan SUGBK Sudah 86 Persen
Menurut Rakhmadi, persiapan SUGBK saat ini telah mencapai sekitar 86 persen. PPK GBK optimistis seluruh kebutuhan stadion dapat diselesaikan sebelum tim-tim peserta tiba di Indonesia.
Baca juga:
Adapun pengecekan juga dilakukan di sejumlah venue latihan, yakni Stadion Madya, Lapangan ABC, dan Stadion PTIK. Pemeriksaan mencakup kondisi rumput, area transit pemain, hingga fasilitas toilet.
Erick Thohir turut meminta seluruh jajaran memastikan kebutuhan Timnas Indonesia terpenuhi agar skuad Garuda dapat tampil maksimal dan memburu gelar juara.
"Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar semangat para pemain," ujar Erick. (*)