Otomotif

Power Streering Hanya Dilihat Kalau Ngambek

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 31 Oktober 2019
Power Streering Hanya Dilihat Kalau Ngambek

Perhatikan perawatan power steering bila tidak ingin terkendala di jalan. (Foto: Pexels/Cleyton Ewerton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBERADAAN power steering seolah terlupakan, diingat bila kondisinya mengalami kerusakan atau mengganggu kenyamanan berkendara. Padahal organ mobil yang satu ini termasuk penting. Kalau sudah ngambek, bersiaplah menggunakan power beneran untuk memutar kemudi.

Bagian mobil ini juga butuh perawatan berkala. Perawatannya pun sebenarnya tidak rumit kok! Menurut laman KabarOto perawatannya harus melihat jenisnya, hidrolik atau elektrik. Terutama bagi pemilik mobil yang menggunakan power steering hidrolik harus rutin mengganti olinya.

Baca Juga:

Tips untuk Tetap Aman Ketika Berkendara saat Hujan, Nomor 3 Paling Penting!

stir
Penggnatian oli power steering idealnya setahun sekali. (Foto: Pexels/Pixabay)

Oli dalam power steering diganti sesuai dengan spesifikasi yang sudah diberikan oleh pabrik. Kalau memakai oli yang di luar spesifikasi dapat merusak power steeringnya. Lagipula penggantian oli power steering untuk perawatan bukan untuk merusak.

Dengan mengganti oli secara rutin dapat memperpanjang usia komponen power steering. Menurut laman KabarOto idealnya dilakukan setahun sekali.

Mengganti oli power steering berarti melakukan pengurasan wadah dan menggantinya dengan oli baru. Biasanya butuh sekitar 2,5 liter sekali mengisi oli power steering setelah dikuras. Biaya juga terjangkau sesuai dengan pilihan olinya.

Pengantian oli ini dimaksudkan untuk tetap menjaga keutuhan dari karet-karet dan sil yang ada pada power steering. Oli lama yang ada di dalam berubah karena kontaminasi debu yang masuk. Ini yang menyebabkan karet-karet rack steernya rusak dan dapat bocor.


Baca Juga:

Ini Manfaat Isi Angin Ban dengan Nitrogen

stir
Mobil dengan sistem power steering elektrik harus berhati-hati pada waktu hujan. (Foto: Pexels/Mary Whitney)

Bila mobil kamu menggunakan power stering dengan tipe EPS atau elektrik, memang lebih meringankan dalam perawatan. Namun harus tetap waspada dari air. Mobil yang menggunakan EPS tidak boleh menerjang banjir. Bila terjadi akan membuat dinamo penggerakanya mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sama halnya dengan yang memakai sistem hidrolik bila sudah mati akan membuat kemudi terasa berat ketika dibelokan. Apalagi biaya penggantian part untuk sistem EPS lumayan menguras kantong. (*)


Baca Juga:

Perhatikan Hal-Hal Ini agar Ban Tubless Sepeda Motor Kamu Awet

#Mobil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Honda Odyssey Terbaru Meluncur, Varian Termurah Kini Dapat Layar 12,3 Inci
Honda memperbarui Odyssey dengan sejumlah penyegaran, terutama pada sektor kenyamanan dan fitur hiburan di dalam kabin.
Yusuf Abdillah - Kamis, 01 Oktober 2026
Honda Odyssey Terbaru Meluncur, Varian Termurah Kini Dapat Layar 12,3 Inci
Fun
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
BYD menarik kembali lebih dari 32 ribu unit Shark 6 di Australia.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Tekno
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Toyota MR2 generasi baru siap meluncur pada 2028 dengan mesin turbo 2.0 liter mid-engine, dengan menghilangkan identitas logo Toyota.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Berita Foto
Gelaran Otomotif GIIAS 2026 Pacu Penjualan Mobil Nasional Capai 850.000 Unit
Suasana pengunjung memadati arena pameran GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 05 Agustus 2026
Gelaran Otomotif GIIAS 2026 Pacu Penjualan Mobil Nasional Capai 850.000 Unit
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Olahraga
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen Formula 1
Posisi Kimi Antonelli di puncak klasemen yang mengoleksi 179 poin bisa terancam oleh rekan setimnya George Russell yang berada di peringkat kedua dengan 154 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen  Formula 1
Bagikan