Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Populer di Dunia, Tapi Kenapa Enggak Ada Idol K-Pop di Grammy 2025?

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 05 Februari 2025
Populer di Dunia, Tapi Kenapa Enggak Ada Idol K-Pop di Grammy 2025?

Hingga saat ini, BTS adalah satu-satunya grup K-pop yang pernah menerima nominasi Grammy. (Foto: Dok/Recording Academy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Enggak ada yang bisa menyangkal popularitas K-Pop di planet Bumi ini. Dari negeri kecil di pinggiran Samudera Pasifik sampai negeri besar di belahan bumi Barat, K-Pop diterima secara luas.

Tapi ada satu pertanyaan besar: Mengapa K-Pop absen di Grammy 2025 Minggu lalu (2/1)?

Grammy Awards merupakan salah satu penghargaan musik paling bergengsi di dunia untuk berbagai kategori.

Tahun ini artis-artis top global seperti Beyonce, Taylor Swift, Billie Eilish, Kendrick Lamar, Post Malone, Charli XCX, dan Sabrina Carpenter bersaing dalam kategori utama.

Namun, enggak ada grup K-pop yang tampil atau dinominasikan di Grammy Awards ke-67 yang digelar di Los Angeles pada hari Minggu lalu.

Hingga saat ini, BTS adalah satu-satunya grup K-pop yang pernah menerima nominasi Grammy.

Baca juga:

Buat Heboh Busana Bianca Censori Istri Kanye West Jadi Pusat Perhatian di Grammy Awards 2025

Mereka pertama kali hadir di Grammy sebagai presenter pada 2019, tampil di segmen khusus tahun berikutnya, dan mendapatkan nominasi tiga tahun berturut-turut setelahnya. BTS juga tampil di panggung Grammy pada 2021 dan 2022.

Seorang pekerja agensi K-pop mengaitkan absennya K-pop di Grammy tahun ini dengan tidak adanya grup yang memiliki dominasi global sekelas BTS.

"Enggak ada lagi tuh grup K-pop selain BTS yang pernah dinominasikan, dan belum ada yang mencapai tingkat pengaruh mereka. Meski Stray Kids dan TXT menunjukkan pertumbuhan, mereka belum mencapai skala yang diperlukan untuk dipertimbangkan di Grammy," ujar pekerja tersebut, seperti dikutip koreatimes.com.

Dia juga menyoroti bahwa musikalitas K-pop belum diakui sepenuhnya oleh komite Grammy, Recording Academy.

"Latin pop dan Afrobeats telah mapan sebagai genre yang berbeda, tetapi K-pop belum punya identitas musik yang jelas di industri musik Barat. Di AS, musik berbasis penampilan, yang merupakan elemen inti K-pop, masih kesulitan mendapatkan pengakuan," tambahnya.

Kritikus musik Lim Hee-yun berpendapat serupa. Dia menggambarkan K-pop sebagai pasar niche di AS, bukan arus utama.

Baca juga:

Menang Album of the Year di Grammy 2025, Beyonce Sentil Pihak Recording Academy: ‘Sudah Banyak, Banyak Tahun'

"K-pop masih merupakan subkultur di AS," kata Lim. "Meski BTS dan Blackpink menikmati popularitas global, genre ini tetap menjadi niche yang digerakkan oleh penggemar setia."

Selain status genre di AS, kritik lama terhadap Grammy karena bias rasial dan diskriminasi juga disebut-sebut mempengaruhi pemenang dan nominasi.

Kritikus budaya Jeong Deok-hyun mengatakan bahwa meskipun bias semacam itu ada, Grammy juga menjunjung standar musik tertentu.

"Grammy cenderung menerapkan kriteria musik yang lebih ketat. Meski popularitas besar K-pop enggak berarti kurangnya capaian artistik, tampaknya Grammy enggak melihatnya memenuhi standar mereka," kata Jeong.

Namun, Jeong percaya bahwa Grammy tak bakal bisa mengabaikan tren industri terus-terusan. (dru)

Baca juga:

Beyonce Akhirnya Menangi Album of the Year di Grammy 2025, Bawa Anggota Pemadam Kebakaran Los Angeles ke Atas Panggung untuk Penghormatan

#K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
Setelah enam tahun, J.Y. Park kembali dengan lagu bertema musim panas lewat 'Wet'. Lagu ini menjadi anthem Waterbomb 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
ShowBiz
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
RESCENE kembali dengan special single 'Pretty Girl'. Lewat lagu ini, girl group K-pop tersebut mengajak pendengar memaknai kecantikan sebagai keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
ShowBiz
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
Liz IVE menyanyikan OST drama Korea 'Spooky in Love' berjudul 'Tunnel'. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional tentang kecemasan, kesepian, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
ShowBiz
Rayakan Ulang Tahun ke-30, Wonwoo SEVENTEEN Hadirkan Lagu Baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'
Wonwoo SEVENTEEN merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dengan merilis lagu baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Rayakan Ulang Tahun ke-30, Wonwoo SEVENTEEN Hadirkan Lagu Baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
Secara lirik, Psycho menceritakan hubungan cinta yang rumit, di mana dua orang terus bertengkar dan saling menyakiti, tetapi tetap tidak mampu melepaskan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
ShowBiz
The8 dan Vernon SEVENTEEN Debut sebagai Sub-Unit V8, Hadirkan Mini Album dan Single 'mia'
The8 dan Vernon SEVENTEEN resmi debut sebagai sub-unit V8. Mereka merilis mini album perdana dengan lagu utama 'singasong' serta lagu solo 'mia' milik Vernon.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
The8 dan Vernon SEVENTEEN Debut sebagai Sub-Unit V8, Hadirkan Mini Album dan Single 'mia'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
Dino SEVENTEEN mengisi OST K-drama 'Dream to You' lewat lagu 'Beyond the Dream'. Simak makna lagu yang mengangkat semangat mengejar impian dan pantang menyerah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
ShowBiz
ENHYPEN Umumkan Tanggal Rilis 'THE SIN: BLISS', Pakai Strategi Comeback Baru dengan Alur Cerita Fantasi Gelap
Jika album sebelumnya berfokus pada kisah sepasang kekasih yang melanggar aturan dan melarikan diri bersama, album terbaru ini akan mengisahkan akhir dari perjalanan mereka.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
 ENHYPEN Umumkan Tanggal Rilis 'THE SIN: BLISS', Pakai Strategi Comeback Baru dengan Alur Cerita Fantasi Gelap
ShowBiz
Lirik 'Bansanka', saat Taeyeon Menggambarkan Cinta tak Selalu Sempurna
Lagu ini menjadi rilisan perdana dalam proyek J-POP REMAKE, sebuah inisiatif yang menghadirkan versi bahasa Korea dari lagu-lagu populer Jepang.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Lirik 'Bansanka', saat Taeyeon Menggambarkan Cinta tak Selalu Sempurna
ShowBiz
ENHYPEN Gabung Geng Vampire 'Twilight' di San Diego Comic-Con 2026
Para anggota ENHYPEN akan membahas karakter vampir dan genre vampir bersama tokoh-tokoh dari saga 'Twilight'.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
ENHYPEN Gabung Geng Vampire 'Twilight' di San Diego Comic-Con 2026
Bagikan