MerahPutih Politik- Perkembangan Politik di Internal Partai Demokrat dinilai bersyarat anti demokrasi. Banyak para elite politik Demokrat saling serang demi mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketua Umum Partai Demokrat (PS) pada Kongres III Tahun 2015 mendatang.
Ketua Umum Kaukus Muda Demokrat Chandra Andi mengatakan, setelah mencermati perkembangan politik di Internal Demokrat belakangan ini, dirinya melihat banyak sikap yang anti demokrasi dan terkesan mencari muka ke SBY sebagai Ketua Umum PD. Hal ini terlihat dari sikap para elite Demokrat yang berlomba-lomba mencari muka ke SBY menjelang Kongres III Tahun 2015 mendatang.
"Tiba-tiba saja banyak yang mendukung SBY secara berlebihan. Ini tidak rasional dan berbahaya bagi demokrasi di tubuh PD. Boleh saja dukung,tapi jangan lebay. Biasa sajalah. Tidak didukung mereka, SBY sudah kuat kok. Mereka cari muka saja," kata
Chandra Andi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (27/12/2014).
Chandra menjelaskan, SBY sebagai bapak Demokrasi tahu mana kader yang bekerja untuk kepentingan PD atau yang hanya menjilat tanpa bekerja. Untuk itu, sikap mencari muka seperti itu tidak perlu dilakukan.
"Kami menyerukan agar Elite Demokrat menahan diri menyerang sesama Kader. Karena pada akhirnya Kongres III Demokrat yang akan menentukan, Siapa kader PD yang layak memimpin Demokrat 5 Tahun ke depan," tegasnya. (MP/BMS)