Polisi Sebut Truk Tronton yang Tabrak Kendaraan di Slipi Langgar Aturan
Kecelakaan truk tronton di Slipi. (Foto: dok. TMC Polda Metro)
MerahPutih.com - Korban tewas akibat truk tronton menabrak enam kendaraan di lampu merah Slipi, Jakarta Barat, Selasa (26/11) pagi kembali bertambah. Korban tewas akibat kecelakaan itu menjadi dua orang.
"Iya yang luka berat di RS Pelni akhirnya meninggal dunia," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/11).
Baca juga:
Truk Tronton 'Liar' di Slipi Ternyata Sempat Terobos Lampu Merah
Korban tewas di TKP berinisial A (34) yang merupakan pria asal Sukmajaya, Kota Depok. Lalu korban kedua, A (36) merupakan pria asal Cipayung, Jakarta Timur.
"Korban kecelakaan yang dinyatakan meninggal dunia mengalami luka di bagian kaki terpisah dari badan,” jelas Ojo.
Saat ini sopir truk bernama Ade Zakarsih (45) sudah diamankan di Subdit Gakkum Polda Metro Jaya. Dari hasil pemeriksaan, sopir mengaku mengantuk karena sudah mengemudi sejak pagi-pagi buta dari Cikarang hingga berujung tabrakan.
"Sementara dia mengakui dia mengantuk," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman.
Sopir truk tersebut melanggar aturan jam operasional kendaraan berat. Dari aturan yang ada, kendaraan berat dilarang memasuki tol ataupun arteri pukul 05.00-22.00 WIB.
Baca juga:
Sopir truk tersebut diketahui berkendara dari Cikarang, Jawa Barat, dan mengalami kecelakaan di lampu merah Slipi, Jakarta Barat.
"Angkutan barang, ini kan batasan jam 05.00 sudah tidak boleh melintas, baik tol dalam kota, apalagi jalan arteri. Nah ini kejadiannya pukul 07.00, berarti dia jelas-jelas sudah melanggar daripada peraturan tersebut," kata Latif.
Saat ini, sang sopir masih diperiksa untuk menelusuri dugaan pidana dibalik tindakannya ini. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Mobil SUV Jetour T2 Kecelakaan lalu Terbakar di Tol Jagorawi, ini Kronologi Insiden yang Membuat 2 Penumpang Luka
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius