Polisi Beberkan Kasus Tewasnya Dua Pendekar Silat

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 05 Oktober 2017
Polisi Beberkan Kasus Tewasnya Dua Pendekar Silat

Pertemuan perdamaian Bonek dan Perguruan pencak silat (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kasus tewasnya dua pendekar silat dalam bentrokan dengan oknum suporter di Surabaya mulai didalami kepolisian. Polrestabes Surabaya sampai saat ini sudah menahan dua pelaku.

"Kedua pelaku ini adalah oknum Bonek. Kenapa saya sebut oknum, karena sesungguhnya tidak ada suporter sepak bola yang ingin bermain kekerasan," ujar Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal dalam jumpa pers di Surabaya, Kamis (5/10).

Polrestabes Surabaya mengungkap dua pelaku dari massa Bonek, julukan suporter Persebaya, yang menewaskan dua pendekar anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam bentrokan pada Minggu (1/10) dini hari.

Dua pelaku tersebut masing-masing MJ (24) warga Jalan Pogot Surabaya, dan MS (19), warga Jalan Balongsari Surabaya.

Peristiwa tersebut bermula pada saat massa bonek bersinggungan dengan sejumlah anggota perguruan silat PSHT di Jalan Tambak Osowilangon Surabaya usai laga kandang Persebaya melawan Persigo Semeru FC sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (30/9) malam.

Saat itu sebenarnya polisi berhasil membubarkan kedua kubu yang terlibat bentrok, namun ternyata massa bonek masih melakukan penghadangan di Jalan Balongsari Surabaya yang berakibat dua anggota PSHT, yaitu Eko Tristanto (23) dan Anis (20), keduanya warga Bojonegoro, meninggal dunia, setelah sepeda motornya dibakar, pada sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (1/10) dini hari.

"Kami bergerak cepat di bawah pimpinan Kasat Reskrim Leonard Sinambela, yang telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini," ujar Iqbal.

Penangkapan kedua pelaku, menurut dia, berdasarkan beberapa alat bukti rekaman video peristiwa dari beberapa kamera telepon seluler yang dikumpulkan polisi dari sejumlah saksi.

"Ada juga barang bukti darah yang telah kami lakukan pemeriksaan ilmiah. Hasilnya darah itu identik dengan dua tersangka ini," katanya, menjelaskan.

Kombes M Iqbal sebagaimana dilansir Antara, lebih lanjut, mengucapkan terima kasih kepada kedua kubu dari masing-masing anggota bonek dan PSHT yang turut membantu pengungkapan kasus ini.

"Kedua kubu, bonek dan PSHT, telah sepakat menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan mereka ikut membantu menyerahkan bukti-bukti yang kami butuhkan sehingga dua pelaku ini cepat tertangkap," katanya.

Mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya itu memastikan pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan kasus ini untuk mencari kemungkinan pelaku lainnya.(*)

#Suporter Sepak Bola #Bonek #Polrestabes Surabaya #Pencak Silat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Tiket Timnas Indonesia Vs Vietnam Ludes, Pakansari Full House Siap Jadi Neraka bagi Tim Tamu
Stadion Pakansari yang akan jadi arena pertarungan Timnas Indonesia vs Vietnam memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton.
Frengky Aruan - Senin, 03 Agustus 2026
Tiket Timnas Indonesia Vs Vietnam Ludes, Pakansari Full House Siap Jadi Neraka bagi Tim Tamu
Olahraga
La Grande Indonesia Siapkan Koreografi, Dukung Timnas Indonesia Sekaligus ‘Teror’ Vietnam
Atmosfer laga Timnas Indonesia melawan Vietnam pada lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin, 3 Agustus malam dipastikan semakin panas.
Frengky Aruan - Senin, 03 Agustus 2026
La Grande Indonesia Siapkan Koreografi, Dukung Timnas Indonesia Sekaligus ‘Teror’ Vietnam
Olahraga
FAM Pamer Jumlah Penonton Laga Timnas Malaysia Vs Laos di Tengah Aksi Boikot Ultras
Ultras Malaya sebelumnya dilaporkan menyerukan aksi boikot laga Timnas Malaysia.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
FAM Pamer Jumlah Penonton Laga Timnas Malaysia Vs Laos di Tengah Aksi Boikot Ultras
Olahraga
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Stadion Emirates akhirnya memperdengarkan lagu North London Forever secara resmi untuk kali pertama saat Arsenal menjamu Leeds United pada 8 Mei 2022
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Olahraga
Sugiono Penerus Sah Prabowo di IPSI, Silat Masuk Olimpiade PR Terbesar
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono resmi terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030 menggantikan Presiden Prabowo Subianto
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
Sugiono Penerus Sah Prabowo di IPSI, Silat Masuk Olimpiade PR Terbesar
Indonesia
Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat, Prabowo: Cerminan Kepribadian Bangsa Indonesia
Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai budaya dan identitas bangsa Indonesia dalam Munas PB IPSI 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat, Prabowo: Cerminan Kepribadian Bangsa Indonesia
Indonesia
Prabowo Beri Pesan ke Penerus Ketum PB IPSI: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
Prabowo Subianto menitipkan pesan kepada penerus IPSI untuk membawa pencak silat ke Olimpiade. Ia juga memastikan tak maju lagi sebagai ketua umum.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Prabowo Beri Pesan ke Penerus Ketum PB IPSI: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
Indonesia
Prabowo Sebut Indonesia ‘Guru’ Pencak Silat bagi Vietnam dan Thailand
Prabowo Subianto menyebut Indonesia sebagai “guru” pencak silat bagi Vietnam dan Thailand dalam Munas IPSI. Simak pernyataan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Prabowo Sebut Indonesia ‘Guru’ Pencak Silat bagi Vietnam dan Thailand
Indonesia
Buka Munas PB IPSI, Prabowo: Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Identitas Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pencak silat sebagai cerminan kepribadian bangsa saat membuka Munas XVI IPSI di Jakarta. Target Olimpiade masih jadi fokus.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Buka Munas PB IPSI, Prabowo: Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Identitas Bangsa
Olahraga
Prabowo Absen Pembukaan Munas IPSI, Dukungan Mayoritas Suara Pemilih Tidak Berubah
Prabowo Subianto tercatat telah memimpin PB IPSI selama lima periode sejak 2004 hingga 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Prabowo Absen Pembukaan Munas IPSI, Dukungan Mayoritas Suara Pemilih Tidak Berubah
Bagikan