Pimpinan Bermasalah, Johan Budi Akui Kinerja KPK Lumpuh

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 05 Februari 2015
Pimpinan Bermasalah, Johan Budi Akui Kinerja KPK Lumpuh

ANTARA FOTO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku terus memantu perkembangan situasi dan kondisi masalah yang menimpa KPK dan Polri. Permasalahan yang menimpa pimpinan KPK jelas mempengaruhi kinerja KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi.

"Menyikapi situasi dan kondis saat ini, makin lama makin tak kondusif terkait dengan situasi di KPK. Gimana pun juga harus diakui bahwa apa yang sedang teradi saat ini sangat mempengaruhi kinerja lembaga KPK," kata Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2).

Seperti diketahui, semua pimpinan KPK, mulai dari Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, Zulkarnain, dan Bambang Widjonto (BW) tejerat masalah hukum dengan kasus yang berbeda-beda. Bahkan, BW sudah menyandang status tersangka kasus dugaan penyuruhan sumpah palsu kepada saksi dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada 2010 silam.

BACA JUGA: Zainal Tahir : "Samad Nongkrong di Hotel, Loncat ke Tempat Tidur Lalu Masuk Selimut"

Sementara Adnan Pandu Praja dilaporkan kepada pihak kepolisian dengan tuduhan dugaan tindak kriminal atas perampokan perusahaan dan kepemilikan saham secara ilegal di PT. Desy Timber di Berau, Kalimantan Timur. Dan Zulkarnain dilaporkan dengan tuduhan kasus dugaan korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur pada 2008 silam. Adapun Abraham Samad, Ketua KPK, dilaporkan dengan tuduhan memalsukan dokumen.

Permasalahan hukum yang dihadapi pimpinan KPK ini tak lama setelah KPK menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan, calon Kapolri pilihan Jokowi, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. (hur)

#KPK Vs Polri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Bagikan