Pilot Drone, Profesi Menjanjikan di Masa Depan
Kenali tips untuk berkarir menjadi pilot drone profesional (Foto: pixabay/pexels)
TERDAPAT lapangan kerja baru di masa depan. Asosiasi untuk sistem kendaraan tak berawak internasional, memprediksi bahwa pada 2025 nanti, setidaknya ada 100 ribu lowongan pekerjaan untuk pilot drone.
Teknologi drone bisa membantu banyak kegiatan manusia dan industri menjadi lebih efisien. Selain itu, akan semakin banyak juga industri yang mulai memakai drone untuk kegiatan harian mereka.
Baca Juga:
Kini jumlah kebutuhan pilot drone terbesar justru datang di luar dari industri kreatif. Keahlian pilot menerbangkan drone banyak dicari oleh industri perkebunan, kontruksi pertambangan, oil and gas, serta pemetaan, demikian menurut siaran pers dari Terra Drone.
Dari mulai melakukan kegiatan pemetaan, inspeksi peralatan, penyemprotan, hingga pemantauan wilayah sudah mulai menggunakan drone. Kebutuhan pilot drone industri juga semakin meningkat, seiring dengan peningkatan kebutuhan di sisi user.
Apabila kamu sudah memiliki drone dan berencana meniti karier sebagai pilot drone profesional, kamu bisa memulainya. Namun, ada beberapa hal yang harus kamu siapkan.
Pertama yakni memiliki sertifikat pilot drone profesional. Kamu harus sudah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat pilot drone.
Perusahaan industri membutuhkan kamu memiliki sertifikat pilot drone komersial yang diterbitkan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).
Pelatihan drone akan mengajarkan kamu secara lengkap tentang peraturan, pengetahuan dasar, dan lanjutan tentang pilot dan pesawat terbang, hingga mitigasi risiko serta perizinan.
Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengikuti pelatihan seperti di Terra Academy by Terra Drone Indonesia yang sudah diakui oleh DKPPU.
Baca Juga:
Selanjutnya, kamu harus memahami semua jenis drone. Drone saat ini terdiri dalam berbagai macam jenis dan bentuk sesuai dengan kebutuhan.
Untuk drone perkebunan, bisa membawa payload pestisida lebih dari 20 liter, sementara drone migas dilengkapi cangkang untuk menghindari benturan, dan drone pemantauan bisa terbang hingga tiga jam.
Selain itu, kamu juga harus cakap menerbangkan drone di berbagai area. Menerbangkan drone di area pegunungan dan pinggir pantai tentu memiliki tantangan berbeda. Arah angin serta medan di sekitar lokasi membuatmu harus membuat strategi yang paling tepat untuk menerbangkan drone dengan aman.
Lalu, perbanyak relasi sesama pilot drone. Dengan relasi yang luas, akan memudahkanmu mendapat karier pilot drone. Usaha mendapat relasi sesama pilot drone bisa dengan mencari komunitas drone di kotamu.
Terakhir, penting bagi kamu untuk branding kemampuan sebagai pilot drone. Setelah pengoperasian drone dan relasi sudah kamu dapat, yang perlu kamu lakukan yaitu menunjukan keahlian menerbangkan drone sebanyak mungkin kepada banyak orang.
Agar kemampuan kamu semakin dikenal banyak orang, manfaatkan platform-platform media sosial untuk menyebarkan pengalamanmu. (ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
Kediaman Diserang Drone, Putin: Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Balasan
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap