Piala Dunia 2034 Digelar di Arab Saudi, Jadwal Pertandingan Jadi Berantakan?
Piala Dunia 2034 bikin jadwal pertandingan berantakan. Foto: FIFA
MerahPutih.com - FIFA kini harus menghadapi pertarungan baru melawan liga-liga besar Eropa, termasuk Premier League dan LaLiga. Hal itu berkaitan dengan rencana Piala Dunia 2034 yang digelar di Arab Saudi.
Menurut sumber yang mengatakan kepada ESPN, ada “perjanjian nyata” yang diperlukan dari liga dan para pemain untuk kalender pertandingan.
Arab Saudi sendiri bakal ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 putra oleh FIFA, setelah muncul sebagai satu-satunya penawar untuk turnamen tersebut.
Turnamen multi-negara pada 2030, yang diselenggarakan oleh Spanyol, Portugal, Maroko, Argentina, Paraguay, dan Uruguay, juga akan disetujui oleh FIFA.
Baca juga:
Namun, berdasarkan laporan evaluasi FIFA terhadap pencalonan Arab Saudi, ada kekhawatiran mengenai iklim yang memaksa Piala Dunia 2034 digelar antara April dan Oktober untuk menghindari suhu musim panas yang terik di Timur Tengah.
Hampir dipastikan, bahwa kompetisi tersebut akan diselenggarakan pada pertengahan musim. Kondisi ini mirip dengan Piala Dunia Qatar 2022 yang digelar pada November dan Desember.
FIFPRO Eropa, serikat pemain, dan Liga Eropa yang mewakili liga nasional, mengajukan keluhan hukum ke Komisi Eropa pada Oktober lalu soal kendali FIFA terhadap Kalender Pertandingan Internasional. Keluhan itu berupa adanya konflik kepentingan sebagai penyelenggara kompetisi dan badan pengatur.
Keluhan hukum tersebut secara khusus berfokus pada Kalender Pertandingan Internasional putra, termasuk Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dan Piala Dunia 2026 putra, di tengah kekhawatiran atas kelelahan pemain.
Baca juga:
Daftar Nominasi 'The Best FIFA Football Awards 2024', Masih Ada Messi
Menurut laporan, FIFA belum berkonsultasi dengan liga-liga besar atau serikat pemain mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2034, meskipun memerlukan kesepakatan dari kedua belah pihak untuk memindahkan turnamen dari slot tradisionalnya pada Juni hingga Juli.
Piala Dunia 2022 di Qatar menyebabkan liga-liga besar Eropa memperpanjang musim klub dan menutup liga setidaknya selama sebulan untuk mengakomodasi peralihan ke Piala Dunia musim dingin.
Turnamen yang diikuti 48 tim pada 2034 itu, nantinya akan menghasilkan 104 pertandingan dan kompetisi selama lima minggu. Namun, kalender itu harus mengganggu musim liga hingga tujuh minggu dan mengharuskan pemain dilepas oleh klub hingga 49 hari.
Pengadilan Eropa (ECJ) juga menemukan kasus hukum terhadap FIFA, bahwa badan tersebut memerlukan persetujuan liga dan pemain untuk membuat perubahan substansial pada Kalender Pertandingan Internasional.
Sumber-sumber FIFA mengatakan kepada ESPN, bahwa Kalender Pertandingan Internasional berlaku hingga 2030 dan semua pemangku kepentingan, termasuk liga dan pemain, akan dikonsultasikan sebelum kalender 2034 diselesaikan. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Sandro Tonali Frustrasi di Newcastle, Arsenal hingga Manchester City Siap Menggoda
Link Live Streaming Persib vs Malut United, 6 Februari 2026
Cristiano Ronaldo Mogok Bela Al-Nassr, Liga Pro Saudi Tegaskan tak Ada Pemain di Atas Klub
Barcelona Pertimbangkan Perpanjang Kontrak Robert Lewandowski, Syaratnya Gaji Harus Dipangkas
Pakai Jersey Banten Warriors, Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Resmi Bergabung, Gelandang Timnas Ivar Jenner Puji Fasilitas Infrastruktur Dewa United
Jefferson Carioca Jadi Amunisi Baru Persis Solo, Siap Bantu Laskar Sambernyawa Bangkit
Link Live Streaming Inter Milan vs Torino, 5 Februari 2026
Liverpool Terpuruk di Premier League, Richard Hughes Bela Arne Slot dan Transfer Pemain
Insiden Lempar Flare, Fans Inter Milan Dilarang Nonton 3 Laga Tandang di Serie A