MERAHPUTIH.COM — PIALA Dunia 2026 digelar di tengah terpaan cuaca ekstrem. Cuaca panas diperkirakan menjadi masalah setelah para peneliti memperingatkan suhu di 14 dari 16 stadion yang digunakan bisa melampaui tingkat berbahaya. Para ilmuwan dan pakar medis terkemuka memperingatkan langkah keselamatan panas FIFA saat ini perlu diperkuat karena berisiko membahayakan keselamatan pemain.
Sebagai respons atas peringatan tersebut, para pemain dan mantan pemain beramai-ramai menulis petis yang meminta perlindungan bagi para pemain dari cuaca panas ekstrem pada Piala Dunia musim panas ini.
Pemain Norwegia Morten Thorsby Ikut Teken Petisi
Dalam perkembangan terbaru, seperti dilansir BBC Sport, gelandang Morten Thorsby mengatakan semua orang di sepak bola akan dirugikan jika FIFA tidak berbuat lebih banyak untuk melindungi para pemain dari sengatan panas. Thorsby termasuk kelompok pemain sepak bola profesional aktif dan mantan pemain yang menulis surat kepada badan sepak bola dunia tersebut, menyerukan protokol cuaca panas yang lebih kuat sebelum turnamen yang diperluas di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Surat itu mendukung kekhawatiran yang disampaikan pekan lalu oleh pesepak bola yang bermain untuk klub Serie A Italia US Cremonese ini. Thorsby, yang telah berkampanye soal isu iklim dalam sepak bola selama lebih dari satu dekade, mengatakan masalah ini lebih dari sekadar kesejahteraan pemain.
Ini juga pesan untuk FIFA. Mereka harus melakukan lebih banyak untuk menjaga manusia dan planet ini. Mereka memiliki tanggung jawab besar dan mereka belum berbuat cukup banyak jika melihat besarnya dampak dan pengaruh yang mereka miliki.
Morten Thorsby, pemain timnas Norwegia
Baca juga:
Alasan Carlo Ancelotti Panggil Neymar Junior Ke Timnas Brasil untuk Berlaga di Piala Dunia 2026
Piala Dunia tak Bernilai jika Pemain Loyo
Surat dari para pemain menyebut FIFA harus melangkah lebih jauh, mendukung seruan para ahli medis untuk perlindungan yang lebih kuat, termasuk jeda pendinginan lebih lama dan protokol yang lebih jelas untuk menunda atau menangguhkan pertandingan dalam kondisi ekstrem.
Menurut Thorsby, bagi pemain, jelas panas memengaruhi performa, membuat intensitas permainan tentu menurun. Ia menyebut ada bahaya terkait dengan masalah kesehatan akibat panas, tetapi ini juga masalah besar bagi para penonton.
Sepak bola juga merupakan industri hiburan. Pertunjukan, tontonan, dan olahraga ini kehilangan nilainya jika pemain tidak mampu tampil maksimal. Semua pihak di sepak bola dirugikan jika masalah ini tidak ditangani.
Morten Thorsby
Sebagai tanggapan, FIFA mengatakan telah meningkatkan protokol cuaca panas untuk turnamen tersebut, termasuk jeda pendinginan wajib selama tiga menit di setiap babak pertandingan, tanpa memandang kondisi cuaca.
“FIFA berkomitmen melindungi kesehatan dan keselamatan pemain, wasit, suporter, relawan, dan staf,” kata seorang juru bicara FIFA.
Baca juga:
Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap: Tanggal Mulai, Format hingga Prediksi Juara World Cup
Butuh Lebih Banyak Suara
Surat tersebut ditandatangani pemain masa lalu dan masa kini dari sepak bola pria maupun perempuan, termasuk bek Italia Elena Linari, mantan bek Manchester City Nedum Onuoha, dan penyerang Ipswich Town Chuba Akpom.
“Kami membutuhkan lebih banyak pemain papan atas untuk bergabung dalam perdebatan ini. Semakin terkenal dan semakin besar perhatian yang Anda miliki, semakin sulit untuk berbicara karena Anda tahu seberapa besar perhatian yang akan muncul,” kata Thorsby.
Thorsby mendirikan yayasan We Play Green untuk mendorong lebih banyak pesepak bola terlibat dalam isu iklim dan lingkungan. Ia mengaku mengetahui banyak pemain takut karena khawatir dengan opini publik.
“Pesepak bola adalah orang-orang paling berpengaruh di planet ini. Jika kami bisa membangun momentum di kalangan pemain, membuat mereka berbicara tentang isu ini, kami benar-benar bisa mempercepat transisi hijau dan keberlanjutan dalam sepak bola,” tutupnya.(dwi)
Baca juga:
Daftar Skuad Timnas Brasil Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Coret Joao Pedro Demi Neymar

