Pesawat Penumpang Bakal Terbang dengan 1 Sayap di Masa Depan?

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 03 Oktober 2024
Pesawat Penumpang Bakal Terbang dengan 1 Sayap di Masa Depan?

Pesawat penumpang akan beroperasi dengan satu sayap pada 2050. Foto: JetZero

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Semua pesawat penumpang yang diproduksi kabarnya akan memiliki satu sayap saja pada 2050 mendatang. Hal itu menjadi bagian dari perubahan futuristik yang terinspirasi dari Angkatan Udara AS.

Perusahaan rintisan asal AS, JetZero, telah membuat pesawat berbentuk unik dengan badan "sayap campuran", yang terinspirasi oleh pembom siluman.

Jet Pathfinder sebelumnya telah diizinkan untuk terbang awal tahun ini. JetZero mengatakan, bahwa pihaknya berharap ini akan membantu maskapai penerbangan mencapai net zero pada 2050.

Pathfinder merupakan pesawat demonstran skala 1:8 yang dirancang oleh perusahaan penerbangan JetZero. Dari atas, pesawat terlihat seperti ikan pari, dengan perut rata yang menyatu menjadi sepasang sayap lebar.

Baca juga:

China Kembangkan Pesawat Jet Hipersonik, 6 Kali Lebih Cepat dari Concorde

EasyJet telah menjalin kemitraan baru dengan JetZero untuk mengembangkan pesawat sayap campuran di masa depan.

Maskapai penerbangan ini akan berbagi pengetahuannya selama bertahun-tahun mengenai cara kerja sistem propulsi hidrogen. Lalu, mengeksplorasi penggunaan badan sayap campuran untuk penerbangan di masa depan.

Jet ini memiliki lebar sayap yang luar biasa, yaitu hampir 200 kaki dan panjang badannya lebih pendek dari Boeing 767.

Aircraft memang tidak seperti pesawat lain yang ada di pasaran saat ini, dengan kapasitas penumpang hingga 250 orang untuk menikmati kabin besar dengan kursi seperti teater. Ini menyerupai desain yang digunakan oleh pesawat militer, seperti pembom B-2 yang ikonik.

Baca juga:

Korsel akan Pamerkan Rudal Balistik Hyunmoo-5 saat Hari Peringatan Militernya

JetZero kembangkan pesawat sayap campuran di masa depan
JetZero kembangkan pesawat sayap campuran di masa depan. Foto: JetZero

Selain itu, JetZero berencana untuk memulai penerbangannya dengan demonstran skala penuh pada 2027. Pendiri JetZero, Mark Page mengatakan: “Sayap campuran 50 persen lebih efisien."

Sementara itu, CEO JetZero, Tom O’Leary mengatakan kepada Financial Times, bahwa industri mendorong mereka untuk mengambil tindakan atau harus menghadapi risiko terpojok.

“Pesawat ini menggunakan setengah bahan bakar, menghasilkan setengah karbon dioksida dibandingkan dengan pesawat tabung dan sayap, sejujurnya, bahkan dengan mesin yang sama. Bahan bakar adalah item baris terbesar dalam laporan laba dan rugi sebuah maskapai penerbangan," katanya dikutip dari The Sun, Kamis (3/10).

Ada banyak manfaat dari bentuk aneh pesawat ini yang membuatnya menarik bagi raksasa pesawat komersial, seperti Boeing dan Airbus.

Baca juga:

Pesawat Rusia Melintasi Wilayah Udara Jepang, Jet Tempur Tembakkan Suar

Ini adalah pesawat hibrida atau persilangan antara sayap terbang dan "tabung dan sayap" tradisional, sehingga dapat terbang di ketinggian lebih tinggi dengan bahan bakar yang lebih sedikit.

Airbus dan Boeing juga telah berjanji, bahwa pesawat mereka akan mampu terbang dengan 100 persen Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF) pada 2030.

Pesawat unik ini merupakan upaya kolaborasi JetZero, NASA, dan Angkatan Udara AS. IATA juga mengatakan, bahwa pencapaian target pada 2050 akan memerlukan biaya sebesar 95 miliar poundsterling (Rp 1,9 kuadriliun) per tahun. Namun, mereka menegaskan, bahwa hal tersebut "dapat dilakukan".

Sayap campuran memungkinkan seluruh pesawat dapat menghasilkan gaya angkat, meminimalkan hambatan, serta membantu meningkatkan penghematan bahan bakar.

Bahkan, pesawat juga bisa menciptakan area muatan (kargo atau penumpang) yang lebih besar di bagian tengah badan pesawat, menurut NASA. (sof)

#Pesawat #Teknologi #Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Baru Meluncur, Sejumlah Pengguna iPhone Duo Laporkan Layar Retak di Bagian Lipatan
Layar iPhone Duo dilaporkan retak setelah dipakai beberapa jam. Hal ini diungkapkan langsung oleh beberapa pengguna.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Baru Meluncur, Sejumlah Pengguna iPhone Duo Laporkan Layar Retak di Bagian Lipatan
Tekno
Daftar HP dan Tablet Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy A57 hingga Tab A11
Samsung mengumumkan HP dan tablet yang kebagian update One UI 9. Berikut daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Daftar HP dan Tablet Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy A57 hingga Tab A11
Tekno
Vivo S70 Siapkan Kamera Telefoto Periskop 64 MP, ini Bocoran Spesifikasinya
Vivo S70 dirumorkan membawa kamera periskop 64 MP dengan zoom optik 3x, layar OLED 1,5K, dan chipset Snapdragon 8s Gen 4.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Vivo S70 Siapkan Kamera Telefoto Periskop 64 MP, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Harga Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Bocor, Varian Tertinggi Capai Rp 36,4 Juta!
Bocoran harga Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max di Eropa mencapai Rp 36,4 juta. Simak perbedaan versi global dan Tiongkok di sini.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Harga Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Bocor, Varian Tertinggi Capai Rp 36,4 Juta!
ShowBiz
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
JBL menggelar showcase interaktif yang berlangsung di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, pada 21–25 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
Indonesia
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penerbangan terdampak tersebut bertambah 171 penerbangan jika dibandingkan dengan data per 19 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra Boros setelah Update One UI 9, Terkuras 95 Persen dalam 5 Jam
Pengguna Samsung Galaxy S24 Ultra melaporkan baterai boros setelah update One UI 9. Lalu, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra Boros setelah Update One UI 9, Terkuras 95 Persen dalam 5 Jam
Tekno
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat!
OPPO Find X10 kini sudah mengantongi sertifikat TKDN.. Simak spesifikasi versi global dan rencana peluncurannya di Indonesia.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat!
Tekno
Vivo Y600 Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo Y600 akan membawa baterai 10.000mAh dan chipset Dimensity 7300e. Ketahanan baterainya tembus Guiness World Records.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Vivo Y600 Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
iPhone Duo kini mendukung Apple Pencil di iOS 27.2. Berikut fitur hingga cara menggunakannya di iPhone lipat pertama Apple.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
Bagikan