MerahPutih, Nasional - Pihak pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur memprediksi bahwa jumlah peziarah yang menyambangi makam KH. Abrudurrahman Wahid (Gus Dur) akan semakin banyak, seiring dengan momentum peringatan Haul Gus Dur yang jatuh pada tanggal 27 Desember mendatang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) memberikan layanan kesehatan gratis bagi para peziarah wisata religi Makam Gus Dur. Layanan kesehatan diberikan kepada para pengunjung yang mengalami gangguan kesehatan.
"Dua petugas berjaga sejak pukul 08.00 hingga pukul 15. 00 WIB. Layanan ini paling tidak bisa membantu mereka yang kelelahan saat perjalanan," ujar Ani Iswandari, salah satu petugas medis, seperti dilansir dari NU Online, Jumat (26/12).
Pusat layanan kesehatan gratis bagi peziarah ini berada tidak jauh dari areal makam Gus Dur, berjarak sekitar 50 meter, yakni berada di lorong pintu masuk menuju makam. Dilengkapi dua petugas medis kamar berukuran 2,5 meter x 4 meter itu juga dilengkapi tabung oksigen dan tempat tidur.
Dikatakannya, dalam sehari tidak kurang 30 hingga 40 peziarah yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Bahkan dalam tiga hari terakhir layanan kesehatan menerima pasien peziarah hingga 60 orang. Para peziarah bukan hanya berasal dari Pulau Jawa semata, melainkan juga berasal dari berbagai belahan provinsi di Indonesia.
"Ada yang sempat pingsan dan ada juga yang hanya cek up karena lemas disebabkan makanan yang dikonsumsi saat perjalanan," bebernya.
Disamping melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan peziarah, LSPT juga memberikan obat gratis dan juga air mineral untuk mengembalikan stamina.
"Jika kondisinya cukup parah, kita juga menyiapkan ambulan untuk mengantarkan peziarah dirujuk ke rumah sakit terdekat," imbuh perempuan berjilbab ini. (MP/BHD)