Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perusahaan Melawan Saat Penertiban Protokol Kesehatan, TNI-Polri Siap Diturunkan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2020
Perusahaan Melawan Saat Penertiban Protokol Kesehatan, TNI-Polri Siap Diturunkan

Petuga medis melakukan tes usap (swab test) kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mengerahkan TNI dan Polri untuk menertibkan perusahaan yang bandel dan tidak mengikuti protokol kesehatan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta jilid II.

"Keterlibatan TNI-Polri sangat dibutuhkan bila kita mendapati perusahaan atau kantor, apabila ada perlawanan atau hambatan dalam melakukan pengawasan, pemeriksaan di perkantoran atau perusahaan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansah, Senin (15/10).

Baca Juga:

100 Dokter Wafat Akibat COVID-19, DPR Desak Istana Bikin Monumen Buat Tenaga Medis

Pada PSBB kali ini, Pemprov DKI memperbolehkan perkantoran di luar 11 sektor esensial beroperasi. Syaratnya harus terapkan protokol kesehatan dan jumlah pegawai yang masuk juga hanya 25 persen dari total pegawai yang ada.

Jika ditemukan kasus COVID-19 dalam satu perusahaan maka Pemprov DKI menutup total gedung tersebut selama tiga hari untuk sterilisasi.

\
Sejumlah gedung perkantoran di salah satu kawasan jalan protokol di DKI Jakarta. ANTARA/M Razi Rahman/am.

Pada masa PSBB awal, masuk ke transisi, kemudian sampai saat ini penertiban yang dilakukan pihaknya berjalan tanpa ada masalah dan tidak ada perusahaan yang melawan. Untuk itu TNI-Polri belum dilibatkan untuk menertibkan perusahaan yang membandel.

"Selama ini yang kami lakukan cukup kondusif karena memang kita dalam melakukan suatu tindakan, apabila ada ketentuan yang baru kita selalu lakukan sosialisasi," beber dia.

Baca Juga:

4 Anak Penyidik KPK Novel Baswedan Positif COVID-19

Tak hanya penertiban, sebagaimana dikutip Antara, pengawasan di lapangan juga hanya dilakukan oleh internal Pemprov DKI. TNI-Polri sejauh ini tidak dilibatkan.

"Memang selama ini kita tidak punya hambatan jadi masih internal kita saja bisa melakukan kegiatan pemeriksaan, pengawasan di lapangan," tutup dia. (*)

#PSBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan