MerahPutih.com - Pelajaran berharga di dapatkan Timnas Indonesia U-19, saat beruji coba dengan Persis Solo, di Stadion Manahan, Senin (28/5) malam. Di mana dalam pertandingan tersebut, pasukan Garuda Muda takluk dengan skor 3-0.
Gol pertama Persis tercipta melalui Tri Handoko pada menit ke-16, memanfaatkan kesalahan kiper Timnas U-19 yang dijaga oleh M Aqil Syafiq. Sementara gol kedua tercipta melalui gol bunuh diri Nur Hidayat di menit 82 dan Johan Yoga di injury time babak kedua.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri memainkan semua pemainnya, termasuk lima pemain baru yang dipanggil dalam TC di Yogyakarta kemarin.
”Saya tidak melihat hasil kalah dan menangnya, tetapi bagaimana perkembangan para pemain setelah empat bulan tidak berkumpul. Dan saya melihat tim ini harus kita perbaiki kedepan,” jelas Indra Sjafri usai lagi.
Timnas U-19 mendapatkan pelajaran berharga pada laga uji coba kontra Persis Solo di Stadion Manahan, Senin (28/5/2018) malam. Sebagai informasi, laga tersebut jadi momen perpisahan publik dengan Stadion Manahan yang akan mengalami pemugaran.#PSSINow #KitaGaruda #GarudaNusantara pic.twitter.com/f1bz3wzKgG
— PSSI (@PSSI) May 28, 2018
Jika dilihat, secara pemainan tim pasukan Garuda Muda cukup bagus. Apalagi skill individu yang ditunjukan Egy Maulana Vikri seolah mampu menghipnotis sebanyak 22 ribu penonton yang hadir malam itu. Bahkan, tak jarang tepuk tangan penonton terdengar saat aksi Egy mampu melewati hadangan pemain Persis.
Ketika ditanya terkait performa lima pemain baru, mantan arsitek Bali United ini terkesan dengan satu dua pemain yang dipanggil.
”Kita akan beri kesempatan satu dua pemain, saya terkesan dengan permainan M. Firly namun masih butuh waktu untuk dia lebih matang, karena untuk pertama kali dia dipanggi Timnas,” imbuhnya.
”Kalau soal eksperimen yang saya lakukan, saya pikir cukup berhasil, merubah Asnawi ke posisi kanan. Bisa saya pertimbangkan dia untuk posisi dia disitu, padahal posisi asli dia Milfider,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Jafri Sastra. Dimana bukan hasil akhir yang menjadi tujuan utama.
”Memang jika dilihat pemain Timnas U-19 kalah senior, sehingga masih membutuhkan jam terbang,” tandas mantan arsitek Mitra Kukar ini.
Timnas U-19 diagendakan masih memiliki satu laga uji coba lagi, yakni melawan Timnas Iran U-19 usai lebaran. Sejatinya pertandingan tersebut dilakukan di bulan Ramdan ini, namun pihak Timnas Iran meminta usai lebaran.
Berita ini merupakan laporan Win, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.