Merahputih.com - Persija Jakarta kembali harus mengemas barang dan bersiap mencari 'suaka'. Ya, Macan Kemayoran secara resmi terancam kembali menyandang status tim musafir pada lanjutan Liga 1 2026 setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) harus dikosongkan untuk persiapan ajang FIFA Series hingga akhir Maret mendatang.
Kondisi ini memaksa manajemen klub bekerja ekstra keras demi mengamankan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelabuhan sementara saat menjamu PSM Makassar pada 20 Februari 2026 nanti.
Baca juga:
Malut United Enggan Terpeleset Vs Persijap, agar Tidak Ditinggal Jauh Persib, Borneo, dan Persija
Kejar Tayang Rumput JIS
Ketidakpastian lokasi pertandingan ini membayangi tiga laga kandang krusial Persija, yakni melawan PSM Makassar, Borneo FC Samarinda (3/3), dan Dewa United Banten FC (15/3). Saat ini, pihak pengelola JIS sedang melakukan perbaikan rumput secara intensif agar memenuhi standar pertandingan profesional tepat waktu.
Jika perbaikan tersebut meleset dari jadwal, Persija dipastikan harus berlaga di luar Jakarta, jauh dari pendukung setianya.
Penyerang andalan Persija, Gustavo Almeida, mengakui bahwa masalah homebase ini adalah tantangan yang menguras energi tim.
"Iya, ini masalah bagi kami. Namun, ini masalah yang jauh lebih berat untuk orang-orang di belakang untuk mencari stadion yang bagus untuk kami bermain serta para suporter yang membantu kami," ujar Gustavo Almeida.
Baca juga:
Suntikan Semangat dari Jakmania
Di tengah ketidakpastian ini, kehadiran The Jakmania dianggap sebagai nyawa utama bagi skuat asuhan Mauricio Souza. Manajemen menyadari bahwa dukungan langsung di stadion, di mana pun lokasinya nanti, akan menjadi faktor pembeda dalam perjuangan menembus papan atas klasemen.
Dukungan moral dari tribun diharapkan mampu menutupi beban mental para pemain yang harus berpindah-pindah stadion.
Gustavo Almeida pun menitipkan pesan mendalam agar para pendukung tidak goyah meski kondisi tim sedang sulit.
"Saya berharap para suporter tetap percaya dan memberikan energi kepada kami di lapangan. Para pemain yang ada punya perasaan untuk terus mencoba dan berjuang hingga laga terakhir," pungkas penyerang asal Brasil tersebut. (Bolaskor)