Merahputih.com - Setelah perjalanan di kancah Asia terhenti secara dramatis, aroma rumput lokal kini menjadi obat penawar bagi skuat Persib Bandung yang tengah membalut luka.
Harapan untuk melangkah jauh di kompetisi benua mungkin sirna, namun gairah untuk mempertahankan martabat di liga domestik justru kian membara.
Baca juga:
Langkah Persib Bandung di babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II resmi terhenti setelah kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC. Kekalahan telak 0-3 pada leg pertama menjadi beban berat yang gagal ditebus sepenuhnya, meski kemenangan tipis 1-0 berhasil diraih pada leg kedua.
Pelatih Bojan Hodak mengakui bahwa kartu merah di akhir babak pertama pada laga penentu sangat merugikan tim. Padahal, secara permainan, Pangeran Biru mampu memberikan perlawanan sengit.
"Sekarang fokus di liga. Jika bermain seperti di babak pertama tadi, saya yakin tim bisa mendapatkan hasil yang baik," ujar Bojan Hodak, Rabu (18/2).
Baca juga:
Unggul Agregat 3-0, Ratchaburi FC Tidak Hanya Akan Bertahan di Leg 2 16 Besar ACL 2 Vs Persib
Kegagalan di kancah Asia dianggap sebagai pelajaran mahal, terutama mengenai konsistensi performa sejak menit awal kompetisi. Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa situasi akan sangat berbeda jika tim bertanding dengan kekuatan penuh tanpa hambatan teknis di lapangan.
"Jika situasi pertandingan berjalan normal sebelas lawan sebelas, tim memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya," tegas Bojan.
Kini, seluruh energi dialihkan ke pekan ke-22 BRI Super League. Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion GBLA pada Minggu (22/2) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi panggung pembuktian bagi tim untuk menunjukkan bahwa mental juara mereka tetap utuh meski baru saja diterjang badai kegagalan di level internasional.