MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) untuk dua pertandingan kandang Persib Bandung pada 28 Oktober dan 1 November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung telah menerima surat permohonan penggunaan stadion untuk kedua pertandingan tersebut dan siap memfasilitasi setelah mendapat persetujuan bupati.
Surat permohonan itu ditujukan ke Pak Bupati (Dadang Supriatna). Atas seizin Pak Bupati, kami di Dispora, dan khususnya pengelola Stadion SJH siap untuk laga Persib,
kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah.
Persib dijadwalkan menghadapi Melbourne Victory pada pertandingan ketiga AFC Champions League Two (ACL Two) pada 28 Oktober 2026, kemudian menjamu Adhyaksa FC dalam lanjutan Liga Super pada 1 November 2026.
Baca juga:
Jose Gomes Girang Bukan Main! Madura United Bungkam Persib di Menit Akhir
Persib telah menggunakan Stadion SJH untuk tiga pertandingan kandang pada 11, 14, dan 18 Oktober 2026, termasuk saat menghadapi Viettel FC dalam pertandingan kedua ACL Two.
Stadion SJH dalam kondisi layak untuk menggelar pertandingan domestik maupun internasional karena pengelola terus melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan fasilitas secara berkala.
Pemeliharaan tersebut mencakup perawatan rumput lapangan serta pemeriksaan ruang ganti pemain dan wasit, toilet, kursi penonton di tribune, hingga lampu stadion untuk memastikan kesiapan fasilitas selama pertandingan.
Kapolresta Bandung Komisaris Besar Polisi Tri Suhartanto mengajak Bobotoh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya laga.
Dukungan kepada Persib tidak hanya ditunjukkan melalui nyanyian di tribune, tetapi juga melalui partisipasi suporter dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam maupun di luar stadion,
ujarnya.
Bobotoh diharapkan dapat menunjukkan dukungan secara positif sehingga pertandingan kandang Persib di Stadion SJH berlangsung aman, tertib, dan tidak terganggu oleh tindakan yang merugikan tim maupun suporter lainnya.