MerahPutih.com - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes bicara soal lima lawan yang akan dihadapi di sisa kompetisi. Ia menilai bahwa seluruh lawan bukanlah tim enteng.
Borneo FC membuat persaingan gelar juara semakin menarik. Ini setelah menyamai jumlah poin pemuncak klasemen sementara Persib Bandung lewat kemenangan meyakinkan atas Semen Padang.
Jika dilihat, lawan terkuat Borneo FC di sisa Super League “hanya” Bali United (tandang) dan Malut United (kandang).
Sementara tiga sisa lawan Pesut Etam adalah Persik (tandang), Persijap Jepara (kandang) dan Persita (tandang).
“Tidak ada pertandingan mudah. Kami harus mempersiapkan mental untuk semua pertandingan tersisa. Yang pasti, kami akan bekerja keras agar bisa terus bersaing menjadi juara,” ujar Lefundes dikutip dari laman klub.
Baca juga:
Pelatih berpaspor Brasil tersebut menjelaskan bahwa sejak awal berusaha mempertahankan performa timnya agar bisa bermain konsisten. Hal itu sangat penting, agar tak ada penurunan performa selama perjalanan kompetisi.

Borneo FC kini memiliki poin yang sama dengan Persib di klasemen Super League. (Instagram/Borneo FC)
“Menjaga penampilan tim agar tetap stabil sudah kami lakukan di 28 pertandingan sebelumnya, termasuk saat melawan Semen Padang. Jadi kalau ada yang bertanya bagaimana persiapan kami di sisa lima pertandingan, saya pastikan kami akan terus mempertahankan apa yang sudah kami capai saat ini,” tegas Lefundes.
Ia melanjutkan bahwa menjaga motivasi pemain menjadi salah satu hal penting saat ini agar bisa terus menjaga asa juara. Sebab kunci perjalanan tim hingga sampai saat ini ada pada pemain.
“Silahkan tanya sama pemain bagaimana motivasi mereka. Tapi saya pastikan, kami semua punya satu tujuan di musim ini, yakni bermain bagus di tiap pertandingan dan mengakhirinya dengan bahagia,” ujar Lefundes.
“Yang paling utama sudah pasti pemain. Mereka tampil luar biasa di setiap pertandingan dan apa yang sudah mereka dapatkan saat ini bersama tim, adalah buah dari kerja keras itu sejak kompetisi ini belum dimulai,” pungkasnya. (*)