Pernyataan Menteri Agama Soal Polemik Natal di Sumbar Lukai Hati Umat Nasrani

Eddy FloEddy Flo - Senin, 23 Desember 2019
 Pernyataan Menteri Agama Soal Polemik Natal di Sumbar Lukai Hati Umat Nasrani

Intelektual muda NU yang juga politisi PSI Guntur Romli (Foto: Dok PSI,id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Intelekual Muda Nahdlatul Ulama Guntur Romli mengingatkan pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang menyebut larangan merayakan Natal di Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya di Sumatera barat sebagai kesepakatan.

Menuurut Guntur, hal itu merupakan pernyataan yang melukai tidak hanya hati umat Kristen tetapi sebagai bangsa yang bersaudara sebangsa dan setanah air.

Baca Juga:

GBIS Kepunton Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Polresta Surakarta Sisir Sejumlah Gereja

"Karena kesepakatan itu bukanlah kesepakatan yang didasari kepada sukarela tetapi didasari pada paksaan dan kesewenang-wenangan. Karena tidak ada umat beragama yang mau atau yang rela dilarang merayakan hari besar agamanya," kata Guntur dalam keterangannya, Senin (23/12).

Menag Fachrul Razi disebut lukai hati umat nasrani lantaran pernyataan soal polemik natal di Sumbar
Menteri Agama Fachrul Razi saat memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara (Foto: antaranews)

Guntur mengingatkan, waktu dilantik menjadi Menag, Fachrul menyatakan bahwa dia adalah menteri semua agama bukan hanya menteri Islam.

"Tetapi sekarang Menteri Agama berbalik menunjukkan bahwa dia tunduk pada paksaan pada tekanan kelompok- kelompok tertentu atas nama mayoritas agama," ungkap Guntur.

Guntur meminta Fachrul membaca lagi konstitusi kita Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Paasal 28E bahwa di situ menegaskan orang bebas memeluk agama dan beribadah sesuai dengan agamanya, atau pun juga Pasal 29 ayat 2 negara menjamin kemerdekaan agama pemeluk agama.

"Maka dari itu harusnya Menteri Agama memfasilitasi yang juga sesuai dengan surat peraturan bersama Menteri bahwa. Ketika ada suatu daerah yang tidak ada rumah ibadah maka pemerintah harus memberikan fasilitas bukan malah bersepakat untuk melarang;" imbuh Guntur.

Guntur meminta Fachrul menjaga memerintahkan kepada kantor kantor kementerian agama baik ada yang di Sumatera Barat atau di kabupaten setempat untuk memberikan fasilitas.

Baca Juga:

Solo Masuk Daerah Rawan Natal dan Tahun Baru, Polisi: Berani Sweeping Kita Tindak Tegas

"Ini Natal hanya setahun sekali apa sih beratnya memberikan fasilitas kepada memberikan fasilitas kepada umat Kristen untuk merasakan kegembiraan merayakan Natal," tutur dia.

Guntur meminta kepada manusia untuk mencabut pernyataannya bahwa soal pelarangan merupakan kesepakatan.

"Itu bukan kesepakatan tapi tidak lebih dari pemaksaan dan kesewenang-wenangan," tutupnya.(Knu)

Baca Juga:

Dapat Sambutan Antusias, Anies Bakal Gelar Christmas Carol Secara Berkala

#Natal #Menteri Agama #Nahdlatul Ulama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat dukungan maju sebagai calon Ketum PBNU. Namun, ia tetap fokus menjalankan amanah sebagai Menag.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Indonesia
Pandangan Calon Ketum PBNU Gus Kikin Soal NU Tidak Bisa Lepas Dari Politik
NU harus mampu menjadi rumah bagi seluruh warganya. Rumah yang tidak hanya kuat secara kelembagaan dan intelektual, tetapi juga memiliki hati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Pandangan Calon Ketum PBNU Gus Kikin Soal NU Tidak Bisa Lepas Dari Politik
Indonesia
Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah
Ada dugaan pengondisian terhadap paket-paket nama AHWA telah menimbulkan keresahan di kalangan pemilik suara.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah
Indonesia
Ma'ruf Amin Harapkan Muktamar Hasilkan Pemimpin Terbaik Sesuai Harapan Nahdliyin
Seluruh peserta muktamar menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani dan tuntunan para ulama serta menjunjung tinggi akhlak dalam menentukan kepemimpinan NU ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ma'ruf Amin Harapkan Muktamar Hasilkan Pemimpin Terbaik Sesuai Harapan Nahdliyin
Bagikan