TERKADANG inspirasi lagu bisa datang di kala seorang musisi berada di posisi yang paling rendah. Setidaknya itulah yang dialami penyanyi Yura Yunita.
Saat tampil di panggung Synchronize Festival 2019, penyanyi asal Bandung tersebut mengungkapkan bagaimana berada di titik terendah membuatnya bisa menciptakan lagu Merakit. “Mungkin kalian menganggapnya biasa saja. Tidak ada yang tahu lagu berdurasi tiga setengah menit yang aku persembahkan ini sebenarnya merupakan tiga setengah tahun fase terendah dalam hidupku,” jelasnya.
BACA JUGA: Lewat Lagu ‘Beda Sama Kamu’, Project Pop Ajak Penonton Peduli Wamena
Lagu Merakit merupakan lagu dalam album terbaru Yura. Untuk penampilan di fstival musik lintas genre itu, Yura tak main-main. Keinginannya untuk manggung dengan kendang Sunda sempat ia bocorkan melalui akun Instagram-nya.
Ia pernah mengunggah video proses latihan berlangsung. Penampilan di Synchronize Festival itu merupakan perwujudannya. Dari lagu sendu hingga riang dan enerjik yang jadi ciri khas Yura, semua ditemani tabuhan kendang.
Yura membuka panggung dengan lagu Takkan Apa. Dibalut blazer panjang, Yura tampil riang dan enerjik. Ia bahkan menari riang sepanjang malam. Pada beberapa kesempatan, Yura mengajak serta dua pemain musiknya untuk ikut maju.
Saat, intro lagu merakit dimainkan, Yura tampak menunduk. Khusyuknya. Itu membuat para penonton turut merasakan apa yang ada di dalam hatinya. “Lagu ini aku persembahkan untuk kalian yang sedang dalam fase terendah. Percayalah pada hatimu, pasti semua bisa dilalui,” pesannya.
Dengan tampilan yang menarik dan pesan yang mengena, Yura sukses memesona. Terlebih musik yang ditampilkan merupakan berkolaborasi apik dengan kecapi serta kendang Sunda. Keriuhan penonton serta tepuk tangan yang sangat meriah pun mengiringi akhir penampilannya.(mar)
BACA JUGA: Alunan Reggae Steven & Coconut Treez Bikin Festival Goers Berdansa Lepas di Synchronize Fest 2019