K-Pop

Permintaan Maaf Irene Red Velvet Atas Perlakuannya pada Seorang Stylist

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Oktober 2020
Permintaan Maaf Irene Red Velvet Atas Perlakuannya pada Seorang Stylist

Irene Red Velvet meminta maaf atas perilakunya yang telah menyakiti perasaan seorang stylist. (allkpop.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

IRENE Red Velvet menyatakan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya atas perbuatannya kepada seorang stylist. Pernyataan tersebut disusul oleh pihak SM Entertainment. Sebagai agensi yang menaungi grup K-Pop tersebut, mereka juga merilis pernyataan bahwa Irene telah meminta maaf seara langsung.

Pada 21 Oktober 2020, seorang stylist mengunggah keluhannya tentang perilaku kurang mengenakkan dari seorang idola via Instagram. Ia tidak menyebutkan siapa idola tersebut, namun unggahan tersebut diberikan tagar #physco dan #monster.

Selain itu, stylist ini juga menghapus foto Irene yang dulu pernah diunggah dengan caption pujian untuk sang idola. Tindakan itu membuat orang-orang berspekulasi bahwa idola yang dimaksud adalah Irene dari grup K-Pop Red Velvet.

Baca juga:

Ritual Unik Member BLACKPINK Sebelum Lakukan Pemotretan

Permintaan Maaf Irene Red Velvet Atas Perlakuannya pada Seorang Stylist
Sebuah unggahan dari seorang stylist diduga untuk Irene Red Velvet. (soompi.com)

Dilansir dari laman soompi, stylist bernama Kang Kookhwa menceritakan bahwa ia diserang secara verbal, membuatnya tidak dapat berkutik sama sekali, dan menjadi ketakutan selama lebih dari 20 menit.

Kookhwa mengatakan bahwa ia sudah beberapa kali mendengar dari rekan-rekannya untuk mempersiapkan mental saat bertemu dengan idola tersebut.

Namun, ia mengatakan perkataan kasar yang dilemparkan sang idola kepadanya tetap membuatnya terkejut dan digambarkan seperti jarum listrik.

Kookhwa juga membahas ketika sang idola memarahinya habis-habisan. Ia mereasa seperti terikat karena hanya dapat berdiri diam seperti orang bodoh.

Permintaan Maaf Irene Red Velvet Atas Perlakuannya pada Seorang Stylist
Sytlist yang pernah bekerja untuk SM Entertainment mengatakan setiap cerita memiliki dua sisi. (allkpop.com)

"Walaupun saya telah memikirkannya untuk beberapa waktu, saya tetap tidak dapat mengerti perlakuannya. Bahkan ketika saya ingin berbicara langsung dengannya, dan meminta maaf ia hanya menghilang begitu saja. Saya merekamnya untuk berjaga-jaga jika sesuatu mungkin terjadi," ungkap Kookhwa di Instagram seperti yang dikutip dari laman soompi.

Berselang sehari, pada 22 Oktober 2020 pemimpin dari Red Velvet ini mengakui bahwa orang yang dimaksud dalam postingan Kookhwa tersebut adalah dirinya. Ia juga membuat permintaan maaf lewat akun Instagram miliknya @renebaebae.

"Ini Irene. Saya secara tulus meminta maaf karena telah menyakiti seorang stylist dengan perilaku dan kata-kata yang bodoh, serta tindakan saya yang ceroboh. Untuk mencapai tempat ini membutuhkan bantuan dari banyak orang yang bekerja sama dengan saya, tetapi tindakan saya yang tidak dewasa menyebabkan luka yang luar biasa dan saya menyesalinya dan sedang merefleksikan diri," sesal irene di unggahan Instagramnya.

"Saya telah melihat kembali ke masa lalu karena hal ini, dan saya merasa sangat malu karena kurangnya kata-kata dan tindakan saya dan saya sekali lagi merasakan betapa berharganya staf. Saya akan lebih berhati-hati dengan tindakan saya di masa depan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Saya dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar yang mendukung saya dan semua orang yang telah menyebabkan kekhawatiran karena ini," lanjutnya.

Baca juga:

Tanpa 'Queendom' dan 'Secret Garden', Oh My Girl Hampir Bubar

Selain itu, SM Entertainment selaku agensi yang menaungi Irene dan Red Velvet, ikut merilis pernyataan bahwa Irene telah meminta maaf secara langsung.

"Ini SM Entertainment. Kami menyampaikan pernyataan kami tentang postingan online yang ditulis salah satu stylist terkait Irene. Irene secara pribadi telah bertemu dengan stylist tersebut sore ini dan dengan tulus meminta maaf karena telah sangat menyakitinya dengan sikap ceroboh dan kata-kata serta tindakan emosionalnya, serta dia merasa bersalah karena telah menyebabkan kekhawatiran dengan ketidakdewasaannya," terang agensi tersebut.

"Agensi kami merasa bertanggung jawab atas insiden ini, dan kami tidak melupakan kerja keras semua perwakilan dan staf yang bekerja sama dengan perusahaan dan artis kami. Kami akan bekerja keras agar hal ini tidak terjadi lagi pada orang-orang yang bekerja dengan kami. Sekali kami lagi meminta maaf karena telah menyebabkan banyak kekhawatiran kepada banyak orang," tutup pernyataan tersebut.

Setelah permintaan maaf dari Irene Red Velvet dan SM Entertainment dirilis, postingan yang diunggah stylist tersebut dihapus. Namun, ada beberapa staf secara tidak diketahui menyatakan bahwa mereka juga mendapatkan perlakuan tidak adil dari Irene.

foto 3

Selain itu, seorang stylist yang pernah bekerja untuk SM Entertainment dan pernah terlibat dengan Irene mengatakan setiap cerita memiliki dua sisi. Stylist bernama Ellena Yim itu menyatakan bahwa ia tidak pernah menerima perlakuan kasar dari idola tersebut. (may)

Baca juga:

Gelar Konser Daring, GFRIEND akan Rilis Album Baru ‘Walpurgis Night’

#K-Pop #Red Velvet #Irene Red Velvet #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Bagikan