Perkenalkan Portura, Lintas Resonan 2025 Rangkul Semangat Lokal untuk Satukan Pelaku dan Penikmat Musik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Perkenalkan Portura, Lintas Resonan 2025 Rangkul Semangat Lokal untuk Satukan Pelaku dan Penikmat Musik

Lintas Resonan kembali digelar, perkenalkan entitas musik baru: Portura. (foto: dok/lintas resonan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam semangat kreativitas generasi baru yang terus bergerak dan menolak stagnasi, People of the Right Project menghadirkan perayaan musik bertajuk Lintas Resonan.

Acara ini menjadi ruang kolaboratif yang menyatukan pelaku dan penikmat musik, menghadirkan unsur lokal sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem kreatif berkelanjutan serta mendorong lahirnya jejak baru dalam lanskap bunyi dan budaya di Indonesia.

Untuk edisi kali ini, Lintas Resonan memperkenalkan format baru yang belum pernah ada sebelumnya: sebuah entitas musik bernama Portura, diciptakan khusus untuk memimpin gelombang eksplorasi suara ini.

Baca juga:

Sinergi Suara 2025: Inisiatif Nasional untuk Perkuat Ekosistem Musik Lokal

Portura diperkuat oleh para musisi berintegritas tinggi seperti Iga Massardi (Barasuara), John Paul Patton alias Coki (KPR, ALI), Fathia Izzati (Reality Club), Bilal Indrajaya, Enrico Octaviano (Lomba Sihir), serta satu nama tamu yang masih dirahasiakan.

Enam figur dari latar belakang berbeda ini berkumpul dalam satu kesatuan bunyi, tanpa batasan genre, identitas band, maupun ego pribadi.

“Lintas Resonan buat saya bukan hanya proyek musik semata. Ini seperti laboratorium energi, tempat semua orang bisa bermain secara jujur, tanpa basa-basi, tanpa sekat antarmusisi. Musik di sini bisa liar, tapi juga tulus,” kata Iga Masardi.

Baca juga:

Lintas Resonan akan Kolaborasikan Musisi Bintang Tanah Air

Lintas Resonan tidak hanya menjadi panggung kerja sama musisi lintas gaya, namun juga ruang bagi semangat lokal yang terus tumbuh di banyak kota.

Dengan misi merobohkan batasan, program ini menolak struktur konvensional dan menghadirkan pengalaman berkesenian yang lebih cair, terbuka, dan dekat dengan komunitasnya.

Di tiap kota tujuan, Lintas Resonan mempertemukan musisi lokal dan komunitas independen dengan peluang baru, membuka percakapan segar antara pengalaman, inspirasi, dan keberanian untuk berkarya secara bebas.

Rangkaian acara akan dimulai di Semarang pada 11 Desember 2025 menghadirkan Pyong Pyong, dilanjutkan ke Bandung pada 8 Januari 2026 bersama Alkateri, grup alternatif yang tengah naik daun. Setelah itu menuju Tangerang pada 15 Januari 2026 dengan penampilan penuh energi dari Tabraklari, dan ditutup di Jakarta pada 22 Januari 2026 bersama The Cottons, grup indie-pop yang sudah dikenal luas. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - 27 menit lalu
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
NEONA merilis single terbaru 'PLIN PLAN'. Lagu ini mengangkat kisah hubungan abu-abu yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 8 menit lalu
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
ShowBiz
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
TYLA merilis single terbaru berjudul “IS IT LOVE” yang memadukan irama dance dengan lirik emosional tentang cinta dan keraguan dalam hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 56 menit lalu
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 31 menit lalu
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Bagikan