Perkenalkan Portura, Lintas Resonan 2025 Rangkul Semangat Lokal untuk Satukan Pelaku dan Penikmat Musik
Lintas Resonan kembali digelar, perkenalkan entitas musik baru: Portura. (foto: dok/lintas resonan)
MerahPutih.com - Dalam semangat kreativitas generasi baru yang terus bergerak dan menolak stagnasi, People of the Right Project menghadirkan perayaan musik bertajuk Lintas Resonan.
Acara ini menjadi ruang kolaboratif yang menyatukan pelaku dan penikmat musik, menghadirkan unsur lokal sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem kreatif berkelanjutan serta mendorong lahirnya jejak baru dalam lanskap bunyi dan budaya di Indonesia.
Untuk edisi kali ini, Lintas Resonan memperkenalkan format baru yang belum pernah ada sebelumnya: sebuah entitas musik bernama Portura, diciptakan khusus untuk memimpin gelombang eksplorasi suara ini.
Baca juga:
Sinergi Suara 2025: Inisiatif Nasional untuk Perkuat Ekosistem Musik Lokal
Portura diperkuat oleh para musisi berintegritas tinggi seperti Iga Massardi (Barasuara), John Paul Patton alias Coki (KPR, ALI), Fathia Izzati (Reality Club), Bilal Indrajaya, Enrico Octaviano (Lomba Sihir), serta satu nama tamu yang masih dirahasiakan.
Enam figur dari latar belakang berbeda ini berkumpul dalam satu kesatuan bunyi, tanpa batasan genre, identitas band, maupun ego pribadi.
“Lintas Resonan buat saya bukan hanya proyek musik semata. Ini seperti laboratorium energi, tempat semua orang bisa bermain secara jujur, tanpa basa-basi, tanpa sekat antarmusisi. Musik di sini bisa liar, tapi juga tulus,” kata Iga Masardi.
Baca juga:
Lintas Resonan tidak hanya menjadi panggung kerja sama musisi lintas gaya, namun juga ruang bagi semangat lokal yang terus tumbuh di banyak kota.
Dengan misi merobohkan batasan, program ini menolak struktur konvensional dan menghadirkan pengalaman berkesenian yang lebih cair, terbuka, dan dekat dengan komunitasnya.
Di tiap kota tujuan, Lintas Resonan mempertemukan musisi lokal dan komunitas independen dengan peluang baru, membuka percakapan segar antara pengalaman, inspirasi, dan keberanian untuk berkarya secara bebas.
Rangkaian acara akan dimulai di Semarang pada 11 Desember 2025 menghadirkan Pyong Pyong, dilanjutkan ke Bandung pada 8 Januari 2026 bersama Alkateri, grup alternatif yang tengah naik daun. Setelah itu menuju Tangerang pada 15 Januari 2026 dengan penampilan penuh energi dari Tabraklari, dan ditutup di Jakarta pada 22 Januari 2026 bersama The Cottons, grup indie-pop yang sudah dikenal luas. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea
Lirik Lagu 'Semua Aku Dirayakan' dari Nadin Amizah, Ada Makna Mendalam di Baliknya
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
Apink Rilis 'Love Me More' dari Mini Album 'RE:Love', Simak MV dan Lirik Lagunya