Peretas Garuda Luka Bisa Dihukum 6 Tahun Penjara

Misdam -Misdam - - Selasa, 08 Juli 2014
Peretas Garuda Luka Bisa Dihukum 6 Tahun Penjara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tekno MP - Masa tenang jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, nyatanya tak menyulutkan niat berbagai pihak untuk meluncurkan kampanye negatif. Salah satunya adalah akun Twitter @garudaluka.

Akun bernama Garuda Luka ini meretas sejumlah website Indonesia seperti www.pks-jakbar.or.id, matahari.co.id, dan univ-ekasakti-pdg.ac.id. Dalam website yang diserangnya, Garuda Luka mengarahkan netter ke website garudaluka.com, yang berisi kampanye negatif terhadap Capres Prabowo Subianto. 

Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail Cawidu, menyatakan belum mengetahui dan menerima laporan. Namun, katanya, jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan maka bisa melaporkannya kepada kepolisian dan Kominfo.

"Jika ada kampanye negatif di media sosial maka bisa dilaporkan kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Untuk aduan, nantinya pihak yang merasa dirugikan dan Bawaslu, bisa menyampaikannya kepada Kepolisian dan Kominfo," jelas Ismail kepada Liputan6.com, Selasa (8/7/2014).

Dijelaskannya, jika sosok di balik akun @garudaluka diketahui, maka pihak yang dirugikan bisa langsung membawa kasus itu ke ranah hukum. Sedangkan jika tidak diketahui, melainkan hanya berupa akun atau website di internet, maka pengaduan bisa diajukan kepada Kominfo untuk diproses lebih lanjut.

"Sanksinya berat karena pencemaran nama baik. Pelakunya bisa kena UU ITE dan terancam hukuman 6 tahun penjara," sambungnya.

Adapun di website Garuda Luka yang beralamat garudaluka.com, sang empunya memajang tagline 'Selamatkan Indonesia sekarang juga! Menjaga Bhinneka Tunggal Ika dari mafia dan penguasa'. Laman ini mencantumkan berbagai informasi negatif terkait Prabowo di masa lalu hingga saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, peretas yang mengatasnamakan dirinya sebagai Garuda Luka itu masih terus menambah jumlah korban website. Belum diketahui siapa dalang dari peretasan laman bernuansa kampanye negatif ini.

(Dewi Widya Ningrum)

#Tekno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
ADVAN Tablet V11, Teman Belajar Cerdas dengan Gemini AI
ADVAN menghadirkan Tablet V11 sebagai perangkat dengan dukungan AI dalam satu ekosistem yang praktis untuk menemani aktivitas belajar sehari-hari.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
 ADVAN Tablet V11, Teman Belajar Cerdas dengan Gemini AI
Lifestyle
Era Physical AI Dimulai, Agibot Bawa Robot Humanoid hingga Robot Otonom ke Indonesia
Integrasi antara kecerdasan buatan dan sistem fisik diperkirakan akan semakin cepat dalam beberapa tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Era Physical AI Dimulai, Agibot Bawa Robot Humanoid hingga Robot Otonom ke Indonesia
Tekno
Xiaomi Electric Scooter Resmi Mengaspal di Indonesia, Solusi Cerdas Menembus Kemacetan Jakarta
Data TomTom Traffic menunjukkan rata-rata kecepatan kendaraan di Jakarta saat jam sibuk hanya menyentuh 15,5 km/jam
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Xiaomi Electric Scooter Resmi Mengaspal di Indonesia, Solusi Cerdas Menembus Kemacetan Jakarta
Lifestyle
Sistem Pendingin di Red Magic 11 Pro: Cara Kerja dan Keunggulan
Seri 11 Pro diperkirakan mampu menjalankan game berat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Sistem Pendingin di Red Magic 11 Pro: Cara Kerja dan Keunggulan
Fun
Bermodal Chipset Unisoc T603, Itel A80 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Rp 1 Jutaan
itel A80 juga tampil dengan desain inovatif yang modern melalui adanya ring light sebagai indikator notifikasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 September 2024
Bermodal Chipset Unisoc T603, Itel A80 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Rp 1 Jutaan
Bagikan