MerahPutih.com - Proses pembangunan Jembatan Penyebrangan Multifungsi (JPM) atau Skybridge di Tanah Abang kembali molor. Awalnya JPM itu ditargetkan rampung 15 Oktober 2018 dan bisa mulai digunakan 31 Oktober 2018.
"Kami selesaikan dulu dong JPM-nya. Kalau sudah selesai baru bisa diresmikan. Kan sekarang belum selesai, doain saja," kata Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan saat dihubungi, wartawan Rabu (31/10).
Menurut Yoory, pihaknya tengah melakukan tahap akhir di jembatan layang di lahan sepanjang 386,4 meter dan lebar 12,6 meter itu dengan memasang rangka ramp atau pagar pembatas yang berfungsi sebagai akses keluar masuknya pembeli dan penumpang dari dan menuju JPM.
"Tinggal ngerjain Ramp saja, finishing. Ada 4 ramp yang belum selesai," tutur Yoory.
Skybridge Tanah Abang akan menampung sebanyak 446 pedagang dari total 650 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Jatibaru Raya. Jembatan sepanjang kurang lebih 400 meter ini nantinya akan dilengkapi dengan 26 CCTV di 13 titik.
Namun demikian, Yoory belum bisa memastikan kapan pengerjaan ramp tersebut akan rampung. Ia menyatakan tak ingin terburu-buru mengerjakan proyek senilai kurang lebih Rp 35 miliar tersebut.
"Kami lagi kejar pengerjaannya, kalau sudah selesai tanpa meninggalkan kualitas keamanannya. Belum bisa besok digunakan. Secepatnya kami selesaikan," pungkasnya (Asp).