Perempuan Tak Punya Rahim Bisa Melahirkan?

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 01 Februari 2015
Perempuan Tak Punya Rahim Bisa Melahirkan?

Daily Mail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan – Apa yang anda rasakan sebagai perempuan jika tidak bisa memiliki keturunan? hancur, hampa, dan tidak percaya diri. Itulah yang dirasakan oleh seorang perempuan di Inggris, dokter telah memvonisnya tidak akan memiliki keturunan karena ia terlahir tanpa rahim.

Seperti yang dilansir Daily Mail, Hayley Haynes lahir tanpa rahim, indung telur atau tuba falopi. Pada usia 19, dia diberitahu oleh dokter bahwa iya memiliki kromosom XY, sehingga secara genetika manusia  ia tidak akan pernah bisa hamil.

Hal ini membuat Haynes terpuruk, bahkan ia tak percaya diri untuk menjalin hubungan serius dengan seorang pria untuk menikah. Tapi suaminya, Sam yang juga teman masa kecilnya menerima segala kekurangan Heynes dan mereka pun menikah.

Sejak masa pubertas, Haynes memang tidak sama dengan masa pubertas remaja pada umumnya karena ia memiliki kelainan hormon. Karena itulah sang ibu memeriksaakan Haynes ke dokter, dokter pun mendapati Haynes tidak punya organ reproduksi karena mengidap sindrom insensitivitas androgen.

"Ketika mereka bilang saya tidak punya rahim, saya jadi bingung saya merasa sakit, ketakutan terbesar saya adalah tidak bisa memiliki anak” ungkap Haynes pada Mirror.

"Tiba-tiba bagian besar hidup saya hilang.  Saya merasa seperti setengah wanita dan malu. Bagaimana saya akan menceritakan ini pada calon suami saya kleak, " tambahnya.

BACA JUGA: Ini Alasan Pasangan Wanita Anda Tidak 'Hot' di Ranjang!

Manusia boleh menerka, tapi Tuhanlah pemilik keputusan mutlak. Mesti dokter mengatakan perempuan 28 tahun itu tidak akan pernah bisa memiliki anak karena penyakit genetik, tapi pada 2007 dalam sebuah pemeriksaan, dokter Rumah Sakit Royal Derby menemukan keajaiban dalam rahim Haynes.

Harapan itu adalah tumbuhnya rahim kecil di perut Haynes. “Itu hanya beberapa milimeter, tapi itu awal dari segalanya," ucap Haynes gembira.

Meski kemungkinan Haynes bisa hamil hanya 60%, ia yakin bisa memiliki anak.

Langkah pertama adalah terapi tablet hormon untuk memberinya hormon progesteron dan estrogen pada tingkat yang tepat, dan akan menghentikan osteoporosis penderitaannya juga membuat lingkungan di mana rahimnya bisa tumbuh.

Dan benar saja, akhirnya Haynes dinyatakan positif hamil setelah menjalankan beberapa usaha dan terapi medis. Bahkan perempuan ini juga mengandung bayi kembar.

“Saya merasa mati rasa atas kegembiraan itu, maksud saya, hei saya bisa memiliki anak, bahkan mereka kembar,” ungkapnya senang.

Kini Haynes sudah mendapatkan kebahagiaan menjadi seorang ibu. Anak kembarnya Avery dan Darcey, menjadi anugrah Tuhan untuk Haynes dan suaminya

#IbuHamil #Kisah Ibu Hamil
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Bagikan