Perempuan, Lakukan Hal-Hal Simpel ini setelah Bercinta, demi Vagina Tetap Sehat

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 23 Juni 2019
Perempuan, Lakukan Hal-Hal Simpel ini setelah Bercinta, demi Vagina Tetap Sehat

Jangan langsung tidur, ingatlah untuk menjaga vagina setelah bercinta. (foto: pixabay/c_scott)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU mungkin sudah sering mendengar ginekolog menyarankan untuk berkemih setelah bercinta. Namun, ternyata tak cuma itu cara terbaik untuk menjaga kesehatan vaginamu.

Sara Twogood, MD, asisten profesor obstetri dan ginekologi di University of Southern California's Keck School of Medicine, seperti dilansir Health, mengungkapkan beberapa alasan kamu harus turun dari tempat tidur setelah bercinta.


Pergi ke toilet

toilet
Penting untuk berkemih setelah bercinta. (foto: pixabay/kropekk_pl)

Meskipun kandung kemihmu belum penuh, cobalah untuk berkemih. Alasannya, menurut Twogood, berkemih setelah bercinta menjauhkanmu dari kemungkinan terkena infeksi saluran kemih (ISK).

ISK terjadi ketika bakteri yang biasanya hidup di vagina ataupun usus besar secara tak sengaja terdorong masuk uretra selama sesi bercinta. Dengan berkemih, urine akan membasuh bakteri keluar dari uretra (saluran kencing).

Jadi ketimbang merasakan sakitnya terkena ISK, luangkan 1-2 menit untuk berkemih sebelum kamu jatuh tertidur.


Lap bagian bawahmu

soap
Lap bagian bawah dengan handuk. (foto: pixabay/ulleo)

Sesi bercinta biasanya basah dan berantakan. Hal itu membuat vagina lembap. Ada baiknya kamu mengelap vagina setelah bercinta dengan tisu ataupun handuk.

Kondisi vagina yang lembap menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Tidak mengelap vagina setelah bercinta memperbesar peluang terjadinya infeksi jamur atau bakteri. "Kondisi lembap harusnya dihindari, terlebih bagi perempuan yang rentan terkena infeksi jamur," ujar Twogood.

Tak perlu menggosok vaginamu dengan keras, cukup lap pelan sudah cukup. Namun, jika kamu merasa butuh pembersihan lebih mendetail, basuh vagina dengan air bersih dan sabun tanpa pewangi, lalu keringkan. Demikian Twogood menyarankan.


Tidur tanpa pakaian dalam

shoes
Tinggalkan pakaian dalammu.(foto: pixabay/pezibear)

Hilangkan rasa pegal setelah bercinta dengan memakai baju tidur longgar, dan bawahan yang adem. Jangan kenakan pakaian dalam hingga kamu terbangun di pagi hari.

Alasannya, tidur tanpa pakaian dalam membantu mengeluarkan udara dari dalam vagina dan memungkinkan sirkulasi udara. Hal itu akan mengurangi risiko terjangkit infeksi jamur atau rasa gatal.


Perhatikan jika vagina terasa aneh

woman
Jika ada yang terasa aneh, segera periksa diri ke dokter. (foto: pixabay/purquoipas)

Tak perlu sampai menyenteri vagina untuk mengetahui apa yang terjadi di bawah sana. Cobalah dengarkan tubuhmu setelah bercinta. Perhatikan apakah ada rasa tak nyaman, gatal, sakit, atau darah yang keluar dari vagina.

Jika gejala bertahan beberapa hari, kamu sebaiknya segera berkonsultasi dengan ginekolog. Jelaskan apa yang kamu alami beserta gejala-gejala yang timbul.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan