Perempuan Harus Makan Buah dan Sayur Setiap Hari. Ini Alasannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 15 Oktober 2017
Perempuan Harus Makan Buah dan Sayur Setiap Hari. Ini Alasannya

Ilustrasi. (Foto:pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STRES tidak hanya berdampak mengganggu kesehatan mental, tapi juga bisa berdampak negatif terhadap kesehatan fisik. Sebuah studi yang dilaporkan Medical News Today mengungkapkan stres yang berat dapat meningkatkan risiko obesitas. Selain itu, penelitian lain telah menemukan bahwa stress dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Perempuan cenderung lebih mudah terkena stres. Menurut American Psychological Association, sekitar 3 dari 4 orang perempuan dewasa setidaknya mengalami stres sebulan sekali. Ciri-cirinya, mudah marah, cemas, gugup bahkan sampai depresi.

Namun untungnya, stres pada perempuan dapat diatasi dengan konsumsi buah dan sayur yang cukup. Penelitian yang dilakukan Binh Nguyen PhD dari University of Sydney menyatakan makan sayur dan buah dapat mencegah stres yang rentan dialami perempuan dewasa.

Perempuan yang makan 3 hingga 4 porsi sayuran per hari memiliki 18% risiko stres lebih rendah daripada wanita yang tidak makan sayur atau buah sama sekali. Selain itu, perempuan yang makan 2 porsi buah per hari memiliki 16% risiko stres lebih rendah daripada wanita yang tidak makan sayur dan buah sama sekali. Asupan 5 hingga 7 porsi sayur dan buah per hari pada perempuan menurunkan 23% risiko stres daripada wanita yang tidak makan sayur dan buah sama sekali.

Oleh karena itu, asupan sayuran dan buah setiap hari bagi perempuan amatlah penting, karena asupan buah dan sayur dapat menurunkan risiko stres psikologis. Meskipun demikian, Anda tetap harus mengimbangi dengan pola hidup yang sehat, menghindari perilaku yang memicu stres, dan selalu berpikir positif.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan