Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Peran Drone untuk Manajemen Vegetasi Jalur Transmisi Listrik

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 07 Februari 2022
Peran Drone untuk Manajemen Vegetasi Jalur Transmisi Listrik

Drone mempermudah manajemen vegetasi. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASUS pemadaman listrik karena pohon tumbang cukup sering terjadi di Indonesia. Kondisi tersebut sebenarnya bisa diantisipasi dengan kegiatan manajemen vegetasi. Cuaca buruk memang tidak bisa dikendalikan oleh para pekerja perusahaan listrik, namun mengatur agar tidak ada pohon yang menimpa saluran listrik saat cuaca buruk sangat bisa dilakukan.

Manajemen vegetasi memang pasti dilakukan oleh para perusahaan listrik, namun beberapa metode pasti akan ada kelebihan maupun kekurangannya. Metode yang biasa dilakukan antara lain dengan cara manual, yakni mengirimkan personel untuk menyusuri jalur listrik yang sangat panjang dan terkadang berada di medan yang berat.

Baca Juga:

Tiongkok Pamerkan Drone Bawah Air Seperti Ikan Sungguhan

Cara lain yang biasa dilakukan ialah dengan melalui udara menggunakan helikopter. Para personel dapat ikut memantau menaiki helikopter menyusuri jalur sambil memperhatikan vegetasi sekitarnya. Namun harga sewanya tinggi dan butuh persiapan yang rumit, terlebih ada jarak terbang harus cukup jauh antara helikopter dan saluran listrik.

Hasil data drone yang menunjukan vegetasi di sekitar jalur transmisi listrik. (Foto: Istimewa)

Untuk mengatasi masalah ini, ada teknologi drone yang melengkapi kedua cara tersebut. Drone dapat dengan mudah menyusuri jalur transmisi listrik, murah, cepat dan tetap akurat. Penggunaan drone yang mudah dapat diterjunkan langsung ke lapangan kapanpun para inspektur membutuhkan data terkini.

Baca Juga:

Helikopter Drone, Inovasi Logistik Aman

Biasanya jika akan masuk musim hujan, manajemen vegetasi gencar dilakukan agar memastikan tidak ada objek yang terus tumbuh seperti pohon berada dekat dengan jalur transmisi. "Jika terdapat vegetasi yang terlalu dengan jalur transmisi, tentunya hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan, potensi kebakaran dan yang paling fatal adalah pemadaman total (blackout)," ujar CEO Terra Drone Indonesia Michael Wishnu Wardana dalam berita pers yang diterima merahputih.com.

Drone akan memantau kondisi dengan akurat. (Foto: Unsplash/Deva Darshan)

Penggunaan drone dalam vegetasi manajemen ini nantinya akan menghasilkan laporan yang mencakup berbagai informasi mengenai kondisi jalur transmisi listrik. "Contohnya seperti jarak konduktor ke tanah, jarak konduktor ke vegetasi/bangunan di sekitar, jarak tower ke tower, kondisi sagging kabel, kontur tanah/line profile, serta visualisasi tiga dimensi jalur transmisi tersebut.

Drone jenis fixed wing Quantum Trinity F90+ dipilih Terra Drone sebagai wahana untuk melakukan pekerjaan manajemen vegetasi. Drone ini memiliki keunggulan dibanding jenis multirotor dalam hal produktivitas pengambilan data, durasi terbang dalam sekali terbang, daya tahan baterai yang digunakan serta kemudahan dalam mengoperasikannya. (ikh)

Baca Juga:

Drone ‘Fixed-Wing’, Terobosan Baru Pengangkutan Kargo



#Drone #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Indonesia
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Bagikan