Peparnas Jadi Cara NPC Regenerasi Atlet

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 08 November 2021
Peparnas Jadi Cara NPC Regenerasi Atlet

Atlet Papernas. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mendorong adanya sukses regenerasi atlet pada pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, untuk mendorong hal tersebut dengan penerapan peraturan baru yakni penggolongan atlet yang pernah ikut event internasional ke dalam kategori elite dan atlet baru dalam kategori nasional.

Baca Juga:

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 1,5 Miliar Dukung Atlet di Papernas Papua

"Atlet elite dibatasi, hanya bisa ikut satu nomor pertandingan sehingga atlet baru memiliki banyak kesempatan untuk menjadi juara di berbagai nomor yang ada," katanya.

Menurut Rima, maka secara otomatis atlet baru tersebut akan termotivasi bersaing dengan senior yang ada di NPC pusat.

"Di sinilah dapat diketahui atlet yang memiliki potensi besar dan level kompetitifnya, sehingga mendapat kualitas atlet yang setara dengan atlet kategori elite," ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan begitu, hal ini juga dapat menghindari adanya praktik atau transaksi jual beli atlet dan akhirnya memonopoli perolehan medali mengingat atlet tersebut sudah sering bertanding.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto kedua dari kiri (ANTARA/Hendrina Dian Kandipi)
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto kedua dari kiri (ANTARA/Hendrina Dian Kandipi)

Dia menambahkan tujuan lain dari peraturan baru sukses regenerasi ini adalah dapat menunjukkan NPC daerah yang mana yang melakukan pembinaan atlet secara baik.

"Diharapkan sistem atau peraturan baru ini dapat mendorong regenerasi atlet dengan lebih cepat," katanya dikutip Antara.

Baca Juga:

Produk Tata Rias Pengisi Acara Pembukaan PON XX Papua Gunakan Bahan Alami

#Papernas #PON Papua #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan